Harga Telur di Pasar Melonjak Tinggi, Peternak Bingung: Ada Apa di Balik Layar?

Harga Telur di Pasar Melonjak Tinggi, Peternak Bingung: Ada Apa di Balik Layar?

55 NEWS – Di tengah ramainya keluhan konsumen terkait harga telur yang meroket di berbagai daerah, para peternak justru angkat bicara. Mereka menegaskan bahwa harga telur di tingkat peternak tetap stabil, berkisar antara Rp24.000 hingga Rp26.500 per kilogram, sesuai dengan acuan harga yang ditetapkan pemerintah. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan besar: jika harga di peternak stabil, mengapa harga di pasar justru melambung tinggi?

COLLABMEDIANET

Yudianto Yosgiarso, Ketua Presidium Pinsar Petelur Nasional, mengungkapkan keheranannya atas fenomena ini. "Saat ini kami menjual dalam koridor Rp24.000–Rp26.500. Tidak pernah naik. Jadi kalau harga di pasar melonjak, ya pertanyaannya, siapa yang bermain?" ujarnya dengan nada bertanya.

 Harga Telur di Pasar Melonjak Tinggi, Peternak Bingung: Ada Apa di Balik Layar?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Yudianto menjelaskan bahwa produksi telur nasional saat ini berada dalam kondisi surplus, mencapai 6,4 hingga 6,5 juta ton. Dengan pasokan yang melimpah, seharusnya tidak ada alasan bagi harga telur untuk melonjak di pasaran.

Menanggapi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah, para peternak menyatakan kesiapannya untuk meningkatkan produksi hingga 700 ribu ton secara bertahap. Hal ini menunjukkan komitmen mereka untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan gizi masyarakat.

Lantas, siapa sebenarnya yang bermain di balik kenaikan harga telur yang misterius ini? Apakah ada oknum tertentu yang sengaja memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan pribadi? Pertanyaan ini masih menjadi teka-teki yang perlu dipecahkan agar konsumen tidak terus menjadi korban harga yang tidak wajar.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar