IHSG Sentuh Rekor Tertinggi, Investor Panik Jual Saham? Ini Analisisnya!

IHSG Sentuh Rekor Tertinggi, Investor Panik Jual Saham? Ini Analisisnya!

55 NEWS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai perdagangan hari ini dengan catatan positif, sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di level 8.574. Namun, euforia tersebut tak berlangsung lama. Aksi ambil untung (profit taking) yang dilakukan investor di menit-menit awal perdagangan menekan laju indeks.

COLLABMEDIANET

Data dari bursa saham menunjukkan pergerakan IHSG di awal sesi berada dalam rentang 8.521,25 hingga 8.570,85. Nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp 1,47 triliun, dengan volume perdagangan sebanyak 2,17 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 151.700 kali.

 IHSG Sentuh Rekor Tertinggi, Investor Panik Jual Saham? Ini Analisisnya!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Pergerakan saham di papan utama bursa terpantau bervariasi. Tercatat 221 saham mengalami kenaikan harga, sementara 226 saham mengalami penurunan, dan 509 saham stagnan.

Mayoritas indeks sektoral juga menunjukkan kinerja negatif. Sektor teknologi (IDX Technology) menjadi pengecualian dengan kenaikan 0,81 persen, diikuti sektor kesehatan (IDX Health) yang naik 0,83 persen. Sementara itu, sektor properti (IDX Property) mengalami penurunan terdalam sebesar 1,27 persen, dan sektor infrastruktur (IDX Infrastructure) melemah 0,21 persen.

Indeks-indeks utama lainnya seperti LQ45 juga mengalami koreksi, tercatat melemah 0,43 persen ke level 859,63. Begitu pula dengan indeks IDX30 yang terkoreksi 0,31 persen ke level 445,65. Para analis pasar dari 55tv.co.id menilai, aksi profit taking wajar terjadi setelah IHSG mencatatkan rekor tertinggi. Investor cenderung memanfaatkan momentum untuk merealisasikan keuntungan yang telah diperoleh. Namun, fundamental ekonomi Indonesia yang masih kuat diyakini akan menjadi penopang bagi IHSG untuk kembali melanjutkan tren positif dalam jangka panjang.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar