55 NEWS – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengungkapkan potensi dahsyat industri kreatif dalam menciptakan lapangan kerja dan memacu pertumbuhan ekonomi Indonesia. Menurutnya, sektor ini tumbuh sangat pesat dan membutuhkan adaptasi cepat dari para pelaku usaha, namun mampu memberikan nilai tambah yang signifikan.

Related Post
Anindya menyampaikan hal ini dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kadin Indonesia dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Park Hyatt Jakarta, Minggu (30/11/2025). Ia menekankan bahwa industri kreatif adalah mesin penggerak ekonomi yang luar biasa, meskipun banyak yang belum menyadari potensi sebenarnya.

"Kami melihat industri kreatif ini luar biasa. Enggak banyak yang tahu tapi yang menekuni tahu benar manfaatnya," ujar Anindya.
Lebih lanjut, Anindya menyoroti kesuksesan karya-karya kreatif anak bangsa yang belakangan ini mencuri perhatian publik. Ia mencontohkan film dan konten lokal yang berhasil mengungguli film-film asing dan mencetak rekor penonton, seperti film Jumbo.
"Itu bagi saya sih mengagetkan. Karena biasanya kita bicara mengenai tentunya brand-brand luar negeri. Dulu suka nonton Nickelodeon, lalu Disney, tapi Jumbo bisa ini justru lebih besar," ungkapnya. Fenomena ini menunjukkan bahwa industri kreatif Indonesia memiliki daya saing yang tinggi dan mampu menarik perhatian masyarakat luas.
Dengan potensi yang dimilikinya, industri kreatif diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. Kadin Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sektor ini melalui berbagai program dan inisiatif.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar