55 NEWS – Danantara Indonesia, melalui lengan investasinya, Danantara Investment Management (DIM), telah menuntaskan akuisisi signifikan atas sejumlah aset perhotelan dan real estat premium di kawasan strategis Thakher City, Makkah. Langkah berani ini, yang menempatkan Danantara hanya sekitar 2,5 kilometer dari Masjidil Haram, menandai babak baru keterlibatan perusahaan dalam sektor pariwisata religi di Tanah Suci, sekaligus mengukuhkan komitmen jangka panjangnya untuk mendukung peningkatan kualitas layanan bagi jemaah haji dan umrah asal Indonesia.

Related Post
Investasi strategis ini bukan tanpa alasan. Setiap tahun, lebih dari dua juta jemaah umrah dan konsisten di atas dua ratus ribu jemaah haji dari Indonesia membanjiri Makkah. Dengan volume jemaah yang masif ini, ketersediaan akomodasi dan fasilitas pendukung yang berkualitas menjadi krusial. Pada fase awal ini, akuisisi mencakup satu hotel yang telah beroperasi penuh, ditambah portofolio aset pengembangan berorientasi perhotelan yang memiliki potensi kapasitas hingga sekitar 5.000 kamar. Realisasi kapasitas penuh ini tentu akan bergantung pada studi kelayakan lanjutan dan persetujuan dari regulator terkait di Arab Saudi.

Berdasarkan kesepakatan yang telah ditandatangani, DIM secara resmi mengambil alih Novotel Makkah Thakher City, sebuah hotel yang telah beroperasi dengan kapasitas 1.461 kamar. Selain itu, Danantara juga mengamankan empat belas bidang tanah dengan total luas mencapai sekitar 4,4 hektare, yang dipersiapkan untuk pengembangan di masa mendatang. Lahan-lahan ini direncanakan akan dikembangkan melalui sebuah rencana induk terpadu (master plan) yang ambisius, mencakup fasilitas perhotelan modern, area ritel komersial, serta berbagai sarana pendukung lainnya. Pengembangan ini akan selaras dengan kerangka tata kota Makkah yang visioner, memastikan integrasi yang harmonis dengan lingkungan sekitar.
CEO Danantara Indonesia, Rosan P. Roeslani, menegaskan bahwa perjanjian ini merupakan fondasi vital bagi keterlibatan jangka panjang perusahaannya di sektor perhotelan Kerajaan Arab Saudi. "Penandatanganan ini adalah langkah krusial untuk mengamankan aset-aset strategis yang esensial dalam mendukung peningkatan mutu layanan bagi para jemaah," ujar Rosan dalam keterangannya pada Senin (15/12/2025). Akuisisi ini dipandang sebagai langkah cerdas Danantara untuk tidak hanya memperluas portofolio bisnisnya, tetapi juga untuk memainkan peran sentral dalam ekosistem perjalanan ibadah, memberikan nilai tambah signifikan bagi jemaah Indonesia.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar