55 NEWS – Kabar gembira menyelimuti perekonomian nasional di penghujung tahun 2025. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia menunjukkan kinerja ekonomi yang luar biasa solid, ditandai dengan pecahnya rekor Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah. Pencapaian ini menjadi sorotan utama, mengindikasikan fundamental ekonomi yang kokoh di tengah dinamika global yang penuh tantangan.

Related Post
IHSG, barometer utama pasar modal Indonesia, berhasil menembus angka fantastis 8.710. Kenaikan signifikan sekitar 20 persen sejak Januari 2025 menempatkan pasar saham Indonesia sebagai salah satu yang paling moncer di kawasan Asia. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025), menegaskan bahwa "Situasi indikator makro sampai akhir tahun ini masih baik, termasuk IHSG yang all-time high. Ini menjadi salah satu yang tertinggi di Asia," ujarnya, menyoroti optimisme pasar terhadap prospek ekonomi domestik.

Tak hanya pasar saham, sektor perdagangan internasional juga menunjukkan performa impresif. Neraca perdagangan Indonesia hingga Oktober 2025 mencatatkan surplus sebesar USD 2,39 miliar, sebuah sinyal positif bagi daya saing ekspor nasional dan kemampuan Indonesia dalam menjaga keseimbangan transaksi berjalan. Meskipun sektor keuangan sempat mengalami defisit USD 8,1 miliar, cadangan devisa negara tetap perkasa di angka sekitar USD 150 miliar, memberikan bantalan kuat terhadap gejolak eksternal dan menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.
Analisis para ekonom dari 55tv.co.id menunjukkan bahwa stabilitas makroekonomi yang terjaga, didukung oleh kebijakan fiskal dan moneter yang pruden, menjadi fondasi utama capaian ini. Kepercayaan investor domestik dan asing terhadap prospek ekonomi Indonesia semakin menguat, tercermin dari aliran modal yang masuk ke pasar saham dan obligasi. Momentum positif ini diharapkan dapat terus berlanjut, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tahun-tahun mendatang. Pemerintah di bawah Presiden Prabowo berkomitmen untuk menjaga iklim investasi yang kondusif dan terus mendorong reformasi struktural guna meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa di kancah global.
Dengan berbagai indikator yang menunjukkan tren positif, Indonesia optimis menyongsong tahun 2026 dengan fondasi ekonomi yang lebih kuat. Rekor IHSG dan surplus perdagangan menjadi bukti nyata ketangguhan ekonomi nasional di bawah arahan pemerintahan saat ini, memberikan harapan akan masa depan ekonomi yang lebih cerah.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar