Terbongkar! Skandal Pemalsuan Data Guncang Program Magang Nasional: Oknum Nekat Ciptakan Perusahaan Fiktif di Sukabumi, Kemnaker Ambil Langkah Hukum Tegas!

Terbongkar! Skandal Pemalsuan Data Guncang Program Magang Nasional: Oknum Nekat Ciptakan Perusahaan Fiktif di Sukabumi, Kemnaker Ambil Langkah Hukum Tegas!

55 NEWS – Integritas Program Magang Nasional kembali diuji setelah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui tim gabungan Direktorat Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan bersama Direktorat Bina Sistem Pengawas Ketenagakerjaan berhasil mengungkap dugaan penyalahgunaan serius. Praktik curang ini melibatkan pemalsuan data perusahaan dan peserta magang fiktif, yang berpotensi merusak kredibilitas inisiatif pemerintah dalam meningkatkan kompetensi tenaga kerja di Indonesia.

COLLABMEDIANET

Dugaan penyalahgunaan ini, yang teridentifikasi di wilayah Sukabumi, bukan merupakan kebijakan atau tindakan resmi dari perusahaan yang dicatut namanya. Sebaliknya, investigasi menunjukkan bahwa oknum peserta magang secara pribadi melakukan manipulasi data, menciptakan entitas perusahaan dan peserta fiktif demi keuntungan atau tujuan pribadi yang belum terungkap sepenuhnya. Kasus ini menyoroti celah pengawasan yang dimanfaatkan oleh individu untuk kepentingan pribadi, mengorbankan tujuan mulia program pelatihan vokasi.

Terbongkar! Skandal Pemalsuan Data Guncang Program Magang Nasional: Oknum Nekat Ciptakan Perusahaan Fiktif di Sukabumi, Kemnaker Ambil Langkah Hukum Tegas!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, menegaskan komitmen pihaknya untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran ini dengan serius. Hal ini merupakan bagian integral dari fungsi pengawasan pemerintah guna memastikan pelaksanaan Program Magang Nasional berjalan sesuai koridor hukum dan etika. "Kemnaker telah menerima surat pernyataan pengakuan dari pihak yang bersangkutan, yang secara gamblang memaparkan perbuatan pemalsuan dan manipulasi data perusahaan serta data peserta magang. Dokumen krusial ini telah kami serahkan kepada aparat kepolisian untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujarnya pada Kamis.

Meskipun terdapat pengakuan tertulis, Darmawansyah menekankan bahwa seluruh penanganan perkara kini sepenuhnya berada di tangan aparat penegak hukum. Langkah ini diambil untuk menjamin objektivitas dan profesionalisme dalam setiap tahapan proses hukum, sekaligus mengirimkan pesan tegas bahwa praktik kecurangan tidak akan ditoleransi dalam program-program pengembangan sumber daya manusia yang didanai atau difasilitasi oleh negara.

Senada, Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Kemnaker, Surya Lukita, menggarisbawahi esensi Program Magang Nasional. "Program ini dirancang sebagai bagian krusial dari sistem pelatihan kerja yang berorientasi pada peningkatan pembelajaran dan pengembangan kompetensi tenaga kerja. Oleh karena itu, penyalahgunaan untuk kepentingan pribadi, apalagi dengan modus pemalsuan, adalah tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan sangat merugikan tujuan mulia program ini," tegasnya. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan mengenai urgensi pengawasan ketat dan integritas dalam setiap program pengembangan sumber daya manusia. Kemnaker berkomitmen untuk terus memperkuat sistem pengawasan demi mencegah terulangnya praktik serupa di masa mendatang, memastikan bahwa setiap investasi dalam pelatihan vokasi benar-benar memberikan manfaat optimal bagi angkatan kerja Indonesia, sebagaimana dilaporkan oleh 55tv.co.id.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar