Bukan Sekadar Hujan Biasa! Cilegon Terendam, Akses Pelabuhan Ciwandan Lumpuh Total: ASDP Ambil Langkah Darurat Selamatkan Denyut Nadi Ekonomi Nasional Lewat Merak!

Bukan Sekadar Hujan Biasa! Cilegon Terendam, Akses Pelabuhan Ciwandan Lumpuh Total: ASDP Ambil Langkah Darurat Selamatkan Denyut Nadi Ekonomi Nasional Lewat Merak!

55 NEWS – Hujan deras tak henti-hentinya mengguyur wilayah Cilegon dan sekitarnya pada Jumat sore, 2 Januari 2026, memicu gangguan signifikan pada akses vital menuju Pelabuhan Ciwandan. Genangan air yang melumpuhkan sejumlah ruas jalan utama memaksa PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengambil langkah cepat dan strategis: mengalihkan seluruh layanan penyeberangan kendaraan logistik dan roda dua ke Pelabuhan Merak. Keputusan ini diambil untuk menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat di tengah ancaman cuaca ekstrem.

COLLABMEDIANET

Pengalihan operasional ini secara spesifik mencakup layanan penyeberangan untuk kendaraan logistik golongan VIB dan VII, yang merupakan tulang punggung pergerakan barang, serta kendaraan roda dua golongan II dan III. Dengan demikian, meskipun terjadi kendala di Ciwandan, roda perekonomian dan mobilitas warga tetap dapat berputar melalui Pelabuhan Merak yang menjadi alternatif utama.

Bukan Sekadar Hujan Biasa! Cilegon Terendam, Akses Pelabuhan Ciwandan Lumpuh Total: ASDP Ambil Langkah Darurat Selamatkan Denyut Nadi Ekonomi Nasional Lewat Merak!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, dalam keterangannya pada Sabtu (3/1/2026), menegaskan bahwa aspek keselamatan pengguna jasa adalah landasan utama setiap kebijakan operasional yang diambil. "Prioritas kami adalah memastikan setiap pengguna jasa dapat menyeberang dengan aman. Oleh karena itu, berkoordinasi erat dengan pihak Kepolisian dan Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KSOP), kami memutuskan pengalihan layanan dari Ciwandan ke Merak. Ini adalah langkah antisipatif demi menjamin kelancaran, ketertiban, dan keamanan seluruh proses penyeberangan," jelas Heru, seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Kondisi cuaca ekstrem ini sebenarnya telah diantisipasi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini pada Kamis (2/1/2026) pukul 17.18 WIB. Peringatan tersebut memprediksi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang akan berlangsung hingga pukul 20.30 WIB. Prediksi ini terbukti akurat, dengan intensitas hujan yang tinggi berujung pada genangan air parah yang memutus akses vital menuju Pelabuhan Ciwandan, sehingga memicu urgensi pengalihan rute.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar