Terungkap! Rahasia Perusahaan Melesat di 2026: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi ‘Gaya Hidup’ yang Jadi Kunci Profitabilitas dan Keberlanjutan Bisnis!

Terungkap! Rahasia Perusahaan Melesat di 2026: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi 'Gaya Hidup' yang Jadi Kunci Profitabilitas dan Keberlanjutan Bisnis!

55 NEWS – Menjelang perayaan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, lanskap korporasi di Indonesia semakin menyadari bahwa K3 bukanlah sekadar deretan aturan yang wajib dipatuhi, melainkan sebuah filosofi yang terintegrasi dalam budaya dan etos kerja harian. Para pelaku industri dan organisasi kini memandang implementasi K3 sebagai investasi strategis yang krusial untuk mendongkrak produktivitas, mengamankan aset sumber daya manusia, serta menciptakan ekosistem kerja yang tidak hanya aman dan sehat, tetapi juga berkelanjutan dalam jangka panjang.

COLLABMEDIANET

Kalangan ahli K3 menegaskan, fondasi budaya keselamatan yang kokoh harus termanifestasi dalam setiap aksi nyata di lingkungan kerja. Ini mencakup spektrum luas, mulai dari manajemen kesehatan fisik dan mental karyawan yang komprehensif, hingga adopsi prosedur mitigasi risiko kerja yang proaktif. Langkah-langkah ini esensial untuk menjamin kontinuitas layanan dan menjaga performa organisasi tetap optimal. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI, misalnya, telah menggelar HSE Strategic Briefing 2026. Inisiatif ini dirancang untuk memastikan penerapan standar Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) secara konsisten, khususnya dalam menopang operasional pelayanan publik di sektor maritim agar tetap aman dan terpercaya.

Terungkap! Rahasia Perusahaan Melesat di 2026: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi 'Gaya Hidup' yang Jadi Kunci Profitabilitas dan Keberlanjutan Bisnis!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

BKI secara tegas menyatakan bahwa keselamatan kerja melampaui sekadar kepatuhan terhadap regulasi; ia merupakan inti dari nilai-nilai perusahaan dan tercermin dalam setiap perilaku individu di dalamnya. Pendekatan holistik ini dianggap vital untuk menjaga keberlangsungan operasional layanan, melindungi sumber daya manusia sebagai aset korporasi paling berharga, serta memfasilitasi terciptanya lingkungan kerja yang kondusif, sehat, dan mampu menopang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Direktur Utama BKI, R. Benny Susanto, menggarisbawahi urgensi bahwa budaya keselamatan harus termanifestasi dalam tindakan konkret, bukan hanya retorika semata. "Saya ingin menegaskan kembali komitmen kolektif kita terhadap budaya keselamatan. Budaya ini bukan hanya deretan kata-kata yang terpampang di dinding, melainkan tercermin dari setiap tindakan yang kita lakukan sehari-hari, bahkan saat tidak ada yang mengawasi," tegas Benny pada Minggu (12/2/2026), seperti dikutip dari 55tv.co.id. Ia turut mengingatkan betapa krusialnya peran kepemimpinan dalam menjamin kesiapan fisik dan mental setiap anggota tim. Hal ini sangat penting, terutama untuk memitigasi potensi risiko kerja yang timbul akibat kelelahan ekstrem atau kondisi kesehatan yang kurang optimal, yang bisa berdampak pada kinerja dan keselamatan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar