55 NEWS – Pasar modal Indonesia kembali memancarkan optimisme. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Rabu, 4 Februari 2026. Momentum positif ini didukung oleh penutupan perdagangan kemarin yang mencatatkan kenaikan signifikan 2,52% ke level 8.122, diiringi oleh volume pembelian yang solid.

Related Post
Menurut analisis mendalam dari MNC Sekuritas, yang tertuang dalam laporan ‘MNCS Daily Scope Wave’ terbaru mereka, pergerakan IHSG saat ini diinterpretasikan sebagai bagian dari ‘wave [x]’. Ini mengindikasikan adanya potensi penguatan lebih lanjut, dengan target pengujian level resistensi di kisaran 8.199 hingga 8.527. Sebuah proyeksi yang tentu saja memicu antusiasme di kalangan investor.

Kendati demikian, para analis dari MNC Sekuritas juga menyertakan skenario alternatif yang patut diwaspadai. Dalam skenario ini, IHSG masih memiliki peluang untuk terkoreksi, dengan area pelemahan potensial yang diproyeksikan berada di rentang 7.968-8.066. Investor disarankan untuk tetap cermat memantau pergerakan pasar dan tidak mengabaikan potensi volatilitas.
Untuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas menetapkan level support kritis IHSG pada 7.854 dan 7.654. Sementara itu, level resistance yang perlu diperhatikan berada di angka 8.181 dan 8.318. Pergerakan di sekitar level-level ini akan menjadi indikator penting arah pasar sepanjang sesi perdagangan.
Di tengah proyeksi penguatan IHSG, MNC Sekuritas juga mengeluarkan satu rekomendasi saham menarik yang berpotensi memberikan keuntungan. Saham tersebut adalah PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC). Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IMPC berhasil menguat impresif sebesar 7,39% menuju level 2.180, didukung oleh peningkatan volume pembelian yang signifikan. Berdasarkan analisis teknikal, IMPC diperkirakan berada dalam fase ‘wave [iv] dari wave C’ pada label hitam, menunjukkan potensi kelanjutan tren positif.
Berikut detail rekomendasi untuk saham IMPC:
- Rekomendasi: Buy on Weakness
- Area Pembelian: 2.020-2.130
- Target Harga: 2.510, 2.730
- Level Stoploss: Di bawah 1.800
Investor diharapkan dapat memanfaatkan informasi ini sebagai salah satu pertimbangan dalam mengambil keputusan investasi, dengan tetap melakukan riset mandiri dan menyesuaikan dengan profil risiko masing-masing.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar