Mega Proyek Bantuan Pangan Rp 11,92 Triliun Siap Mengguncang Ekonomi! Jutaan KPM Menanti, Akankah Inflasi Pangan Tunduk Jelang Lebaran?

Mega Proyek Bantuan Pangan Rp 11,92 Triliun Siap Mengguncang Ekonomi! Jutaan KPM Menanti, Akankah Inflasi Pangan Tunduk Jelang Lebaran?

55 NEWS – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan langkah strategis dan masif untuk menstabilkan harga komoditas pangan serta menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak ekonomi, khususnya menjelang periode krusial Ramadan dan Idulfitri. Sebuah program bantuan pangan berskala besar senilai Rp 11,92 triliun siap digelontorkan, menyasar jutaan keluarga di seluruh penjuru Tanah Air.

COLLABMEDIANET

Inisiatif ini dirancang sebagai perisai ekonomi bagi kelompok rentan sekaligus strategi makro untuk menekan laju inflasi pangan. Secara konkret, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita, dengan durasi penyaluran selama dua bulan. Angka ini mencakup 33,2 juta KPM, sebuah ekspansi signifikan yang mencapai 81,9 persen lebih banyak dari cakupan program serupa sebelumnya.

Mega Proyek Bantuan Pangan Rp 11,92 Triliun Siap Mengguncang Ekonomi! Jutaan KPM Menanti, Akankah Inflasi Pangan Tunduk Jelang Lebaran?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, menegaskan urgensi program ini. "Penyaluran bantuan pangan 10 kilogram beras dan 2 liter MinyaKita selama dua bulan kepada 33,2 juta KPM ini merupakan langkah konkret kami dalam menjaga stabilitas pasokan harga pangan," ujar Amran, seperti dikutip 55tv.co.id, Rabu (4/2/2026). Ia berharap, stimulus ekonomi ini tidak hanya akan menjaga daya beli masyarakat, tetapi juga mengendalikan inflasi pangan agar semakin stabil dan terkendali, terutama selama momentum Ramadan hingga Idulfitri.

Sebagai tulang punggung logistik, Perum Bulog menyatakan kesiapan penuh untuk melaksanakan program bantuan pangan ini. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan bahwa persiapan telah dilakukan jauh hari untuk memastikan kelancaran distribusi sebelum Idulfitri pada Maret mendatang. "Terkait dengan Bulog penyaluran banpang di bulan Februari dan Maret, kami kebetulan sudah melaksanakan Rakortas dengan Menko Perekonomian tiga hari yang lalu. Syukur alhamdulillah sudah diputuskan dari Rakortas Menko Perekonomian," ungkap Rizal, menegaskan kesiapan Bulog.

Untuk merealisasikan program ambisius ini, Bulog akan mengalokasikan stok beras sebesar 664,8 ribu ton dan minyak goreng sebanyak 132,9 ribu kiloliter. Anggaran total yang disiapkan mencapai Rp 11,92 triliun, mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Dengan sinergi antara Bapanas dan Bulog, diharapkan program ini tidak hanya meringankan beban jutaan keluarga tetapi juga menjadi instrumen efektif dalam meredam gejolak harga pangan yang kerap terjadi menjelang perayaan besar keagamaan.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar