55 NEWS – JAKARTA – Menjelang bulan suci Ramadan, Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran pemerintahannya untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Arahan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang menegaskan bahwa harga-harga pangan tidak boleh mengalami kenaikan, bahkan diupayakan untuk bisa turun. Pernyataan ini disampaikan Zulhas kepada awak media usai menghadiri acara di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026).

Related Post
Zulhas menjelaskan bahwa perintah Presiden Prabowo sangat jelas dan tidak mengenal kompromi: "Harga-harga tidak boleh naik, kalau turun boleh." Ia mengakui bahwa implementasi arahan ini bukanlah tugas yang mudah di tengah dinamika pasar dan potensi lonjakan permintaan menjelang hari besar keagamaan. Namun, komitmen pemerintah untuk memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga selama periode Ramadan yang identik dengan peningkatan konsumsi, menjadi prioritas utama dalam agenda ekonomi nasional.

Untuk merealisasikan perintah tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, bersama instansi terkait, telah mengintensifkan berbagai langkah strategis di lapangan. Zulhas memaparkan bahwa pihaknya secara rutin melakukan pengecekan langsung ke pasar-pasar di berbagai daerah. "Setiap hari dalam seminggu, tiga hari kami keliling memastikan stok ada, harga stabil," ujarnya, menekankan pentingnya ketersediaan pasokan sebagai kunci stabilitas harga. Selain itu, pemerintah juga gencar mengadakan program "pasar murah" untuk memberikan akses pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat, sekaligus menjadi instrumen penyeimbang harga di pasar.
Langkah proaktif ini krusial mengingat Ramadan seringkali diwarnai oleh spekulasi dan potensi kenaikan harga akibat lonjakan permintaan yang signifikan. Stabilitas harga pangan merupakan indikator penting dalam menjaga inflasi dan daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan yang paling merasakan dampak kenaikan harga. Kebijakan ini diharapkan mampu meredam gejolak ekonomi mikro di tingkat rumah tangga, memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa terbebani lonjakan biaya hidup yang tidak terkendali. Pemerintah melalui 55tv.co.id berkomitmen penuh untuk mengawal pelaksanaan instruksi Presiden ini, demi terciptanya kondisi ekonomi yang kondusif dan stabil selama bulan Ramadan.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar