Investor Wajib Simak! Danantara Beberkan Jurus Jitu Amankan Cuan di Tengah Ketidakpastian: Separuh Dana Diguyur ke Instrumen Ini!

Investor Wajib Simak! Danantara Beberkan Jurus Jitu Amankan Cuan di Tengah Ketidakpastian: Separuh Dana Diguyur ke Instrumen Ini!

55 NEWS – JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, melalui Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir, mengumumkan strategi alokasi aset yang signifikan, di mana separuh dari total dana investasi akan dialirkan ke instrumen pasar publik, yaitu saham dan obligasi. Keputusan ini, yang disampaikan usai gelaran Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara pada Jumat (13/2/2026), bertujuan untuk mengoptimalkan likuiditas aset, mempercepat perolehan keuntungan, sekaligus berkontribusi pada peningkatan pendapatan negara.

COLLABMEDIANET

Pandu Sjahrir menjelaskan bahwa alokasi 50% dana ke instrumen ‘public-like investment’ merupakan bagian integral dari strategi alokasi aset yang telah dirancang. "Ini bisa di obligasi, bisa di ekuitas publik (pasar saham)," ungkap Pandu. Pemilihan kedua instrumen ini didasari oleh karakteristiknya yang menawarkan likuiditas tinggi, memungkinkan investasi untuk lebih cepat berputar dan menghasilkan profit, serta secara langsung mendukung upaya penambahan kas negara.

Investor Wajib Simak! Danantara Beberkan Jurus Jitu Amankan Cuan di Tengah Ketidakpastian: Separuh Dana Diguyur ke Instrumen Ini!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Danantara tidak sembarangan dalam memilih sasaran investasi di pasar saham. Pandu menegaskan bahwa perseroan secara cermat membidik emiten-emiten dengan fundamental bisnis yang kokoh, arus kas yang sehat, valuasi yang menarik, serta likuiditas saham yang memadai di pasar. Pendekatan selektif ini sejalan dengan tren global di mana investor semakin kembali menitikberatkan pada kualitas fundamental perusahaan di tengah gejolak dan ketidakpastian ekonomi global.

Pandu juga menekankan komitmen Danantara untuk tetap aktif berinvestasi dengan pendekatan berbasis fundamental serta berorientasi jangka menengah hingga panjang. Bahkan, ia sempat mengisyaratkan intensitas investasi di pasar saham yang akan dilakukan hampir setiap hari. Langkah ini bukan tanpa alasan, melainkan sejalan dengan inisiatif pendalaman pasar modal yang sedang gencar digalakkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Self-Regulatory Organization (SRO) Bursa Efek Indonesia, yang diharapkan dapat menciptakan pasar yang lebih efisien dan menarik.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar