Revolusi Ekonomi Desa Dimulai! Prabowo Targetkan 30.000 Koperasi Merah Putih Beroperasi Kilat dalam Hitungan Minggu, Bagaimana Dana Desa Disulap Jadi Kekuatan Pemberdayaan?

Revolusi Ekonomi Desa Dimulai! Prabowo Targetkan 30.000 Koperasi Merah Putih Beroperasi Kilat dalam Hitungan Minggu, Bagaimana Dana Desa Disulap Jadi Kekuatan Pemberdayaan?

55 NEWS – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto tengah menggeber sebuah inisiatif ekonomi masif yang diproyeksikan akan mengubah lanskap perekonomian pedesaan secara fundamental. Program ambisius bertajuk Koperasi Desa Merah Putih ini menargetkan pembangunan 30.000 unit koperasi di seluruh pelosok desa di Tanah Air, dengan tujuan utama memastikan setiap rupiah dana desa benar-benar mengalir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus membendung potensi penyalahgunaan anggaran yang kerap menjadi sorotan.

COLLABMEDIANET

Dalam sebuah forum strategis, Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Presiden Prabowo menggariskan target operasional yang sangat agresif. "Koperasi Merah Putih yang akan kita bangun sudah mulai sebentar lagi. Mungkin dalam satu sampai dua bulan ini sudah akan beroperasi beberapa ratus koperasi, dan yang hampir berdiri itu sekitar 30.000 koperasi, lengkap dengan gudang-gudangnya," ungkapnya pada Sabtu (14/2/2026), sebagaimana dikutip oleh 55tv.co.id. Pernyataan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan ekosistem ekonomi desa yang mandiri dan berdaya saing dalam waktu singkat.

Revolusi Ekonomi Desa Dimulai! Prabowo Targetkan 30.000 Koperasi Merah Putih Beroperasi Kilat dalam Hitungan Minggu, Bagaimana Dana Desa Disulap Jadi Kekuatan Pemberdayaan?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Prabowo menjelaskan bahwa setiap koperasi tidak hanya berfungsi sebagai entitas bisnis semata, melainkan dirancang sebagai pusat multifungsi yang mengakomodasi berbagai kebutuhan esensial warga desa. Fasilitas yang akan melengkapi setiap unit koperasi meliputi gudang penyimpanan modern, cold storage untuk menjaga kualitas produk pertanian, gerai usaha untuk memasarkan produk lokal, serta layanan kesehatan dan farmasi desa yang menawarkan obat-obatan generik dengan harga terjangkau. Keberadaan klinik desa di dalam koperasi juga diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas layanan kesehatan primer bagi masyarakat.

Salah satu fitur krusial yang diusung program ini adalah penyediaan akses pembiayaan super mikro dengan skema bunga yang sangat ringan. Inisiatif ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memutus mata rantai ketergantungan masyarakat desa terhadap praktik rentenir yang selama ini menjerat ekonomi rakyat kecil. Dengan kemudahan akses modal dan bunga yang kompetitif, diharapkan masyarakat desa dapat mengembangkan usaha produktif tanpa terbebani oleh cicilan yang mencekik. "Di situ akan ada farmasi desa murah, obat generik, klinik desa, dan pembiayaan mikro untuk membantu menghilangkan peran rentenir. Bunganya sangat ringan, sangat mudah bagi rakyat," tegas Prabowo.

Menariknya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa implementasi program Koperasi Desa Merah Putih ini tidak akan membebani anggaran negara dengan alokasi dana baru. Pemerintah akan melakukan realokasi dan optimalisasi penggunaan dana desa yang telah digelontorkan selama satu dekade terakhir. Strategi ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk efisiensi anggaran sekaligus memaksimalkan dampak positif dari dana yang sudah tersedia, menjadikannya instrumen pemberdayaan ekonomi yang lebih terarah dan akuntabel. Dengan demikian, Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi tulang punggung baru perekonomian desa, menciptakan kemandirian ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Indonesia.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar