GEMPAR! Prabowo Genggam Kunci Masa Depan Ekonomi RI di Washington: Pertemuan Sengit dengan Trump, Kesepakatan Dagang Bersejarah Siap Guncang Geopolitik Energi Global?

GEMPAR! Prabowo Genggam Kunci Masa Depan Ekonomi RI di Washington: Pertemuan Sengit dengan Trump, Kesepakatan Dagang Bersejarah Siap Guncang Geopolitik Energi Global?

55 NEWS – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, telah bertolak menuju Washington D.C., Amerika Serikat, pada Senin (16/2/2026) untuk sebuah misi diplomatik dan ekonomi krusial. Kunjungan ini digadang-gadang akan menjadi tonggak penting dalam penguatan kerja sama bilateral antara kedua negara, khususnya dalam sektor energi dan perdagangan, di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.

COLLABMEDIANET

Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, rombongan terbatas Presiden Prabowo lepas landas. Dalam delegasi penting ini, turut serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran Bahlil secara spesifik mengindikasikan fokus pemerintah pada agenda strategis terkait sumber daya, investasi energi, dan transisi energi bersih yang menjadi prioritas Indonesia.

GEMPAR! Prabowo Genggam Kunci Masa Depan Ekonomi RI di Washington: Pertemuan Sengit dengan Trump, Kesepakatan Dagang Bersejarah Siap Guncang Geopolitik Energi Global?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Di Washington, Presiden Prabowo dijadwalkan akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden AS Donald Trump. Pembahasan utama akan mencakup penguatan hubungan Indonesia-Amerika Serikat serta penjajakan kerja sama strategis di berbagai sektor vital. Analis ekonomi memprediksi bahwa dialog ini akan menyentuh isu-isu perdagangan, investasi, keamanan regional, dan tentu saja, masa depan pasokan energi global. Pertemuan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan membuka peluang baru bagi pelaku usaha Indonesia.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan sebuah manuver diplomasi aktif Indonesia untuk memantapkan posisi dan pengaruhnya di tengah lanskap geopolitik global yang dinamis. Sehari sebelumnya, Minggu (15/2/2026), Presiden Prabowo telah mengumpulkan sejumlah menteri bidang ekonomi di kediamannya. Pertemuan konsolidasi akhir ini, sebagaimana disampaikan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, bertujuan mematangkan seluruh agenda strategis ekonomi yang akan dibawa ke meja perundingan di AS, memastikan setiap langkah diplomatik berlandaskan kepentingan ekonomi nasional yang kuat.

Puncak dari kunjungan ini adalah rencana penandatanganan kesepakatan dagang bersejarah yang diberi nama Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Kesepakatan ini diharapkan dapat membuka babak baru dalam hubungan ekonomi kedua negara, menciptakan peluang investasi yang lebih luas, serta memperkuat rantai pasok global yang saling menguntungkan. Para pelaku pasar dan investor tentu akan menantikan detail dari ART ini, yang berpotensi mengubah peta perdagangan dan investasi, khususnya di sektor-sektor strategis seperti energi terbarukan, mineral kritis, dan manufaktur berteknologi tinggi.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar