MELEJIT! BEI Pasang Target ‘Gila’ 50.000 Investor Saham Syariah Baru di 2026: Apa Rahasia di Balik Optimisme Ini?

MELEJIT! BEI Pasang Target 'Gila' 50.000 Investor Saham Syariah Baru di 2026: Apa Rahasia di Balik Optimisme Ini?

55 NEWS – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuat gebrakan signifikan di pasar modal syariah nasional. Otoritas bursa secara ambisius menargetkan penambahan 50.000 investor syariah aktif baru sepanjang tahun 2026. Angka ini melonjak drastis, hampir empat kali lipat dari target tahun sebelumnya, menandakan optimisme luar biasa terhadap potensi sektor keuangan syariah di Indonesia.

COLLABMEDIANET

Irwan Abdalloh, Vice Director of Sharia Capital Market BEI, menjelaskan bahwa lonjakan target yang mencapai selisih 36.500 investor ini bukan tanpa dasar. Keputusan ini didorong oleh performa gemilang di tahun 2025 yang jauh melampaui ekspektasi awal. "Tahun kemarin targetnya cuma 13.500 penambahan investor syariah. Tahun sekarang 50.000, karena ternyata tahun 2025, perusahaan melihat, oh pencapaiannya 43.000. Berarti kalau target cuma 13.500 lah terlalu bawah, rendah. Akhirnya dinaikkan lah targetnya jadi 50.000," ujar Irwan dalam sebuah sesi Edukasi Pasar Modal Syariah di Jakarta, Kamis (26/2/2026), seperti dikutip dari 55tv.co.id.

MELEJIT! BEI Pasang Target 'Gila' 50.000 Investor Saham Syariah Baru di 2026: Apa Rahasia di Balik Optimisme Ini?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Data menunjukkan, hingga akhir Desember 2025, basis investor syariah di Tanah Air mencatat pertumbuhan yang sangat solid. Total investor syariah mencapai 217.157 individu, meningkat signifikan dari posisi 169.397 orang pada tahun 2024. Angka ini merefleksikan peningkatan kesadaran dan minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang sesuai prinsip syariah.

Tak hanya jumlah total, tingkat keaktifan investor syariah juga menunjukkan tren positif yang patut dicermati. Per Desember 2025, jumlah investor syariah aktif menyentuh angka 43.135, naik dari 30.979 investor di tahun sebelumnya. Pertumbuhan jumlah pemodal yang aktif ini secara langsung berbanding lurus dengan volume transaksi yang dihasilkan. "Saya sekarang lebih senang, Bursa Efek Indonesia lebih senang meng-highlight tentang pencapaian yang sudah dilakukan oleh investor khusus syariah yang 217 ribu itu. Dari 217 ribu investor syariah itu, transaksinya sudah mencapai Rp11,2 triliun," imbuh Irwan, menegaskan kontribusi nyata dari segmen ini terhadap likuiditas pasar.

Fenomena ini mengindikasikan semakin matangnya ekosistem pasar modal syariah di Indonesia. Lonjakan minat dan partisipasi investor, ditambah dengan nilai transaksi yang impresif, menjadi sinyal kuat bahwa literasi keuangan syariah semakin merata dan kepercayaan publik terhadap instrumen investasi berbasis syariah terus meningkat. Ini bukan sekadar angka, melainkan cerminan pergeseran preferensi investasi yang mulai melirik opsi halal dan etis, berpotensi menjadi pilar baru penggerak ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Dengan target ambisius ini, BEI tidak hanya berupaya memperluas basis investor, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat keuangan syariah terkemuka di dunia. Upaya edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan diharapkan mampu menarik lebih banyak lagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi syariah yang berkelanjutan dan inklusif.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar