55 NEWS – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, baru-baru ini melakukan inspeksi mendalam terhadap kesiapan infrastruktur energi di wilayah Jawa Tengah. Kunjungan ini, yang salah satunya menyasar Serambi MyPertamina di Ruas Tol KM 379A Batang pada Rabu (18/3), bertujuan untuk memastikan stabilitas pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan layanan energi lainnya menjelang periode krusial mudik Lebaran 2026.

Related Post
Dalam tinjauannya, Wamen ESDM Yuliot secara khusus memberikan apresiasi tinggi terhadap keberadaan Serambi MyPertamina. Fasilitas ini dinilai memberikan nilai tambah signifikan bagi pemudik, menawarkan ruang istirahat yang nyaman dan layanan pendukung lainnya. "Ini adalah inovasi yang sangat dibutuhkan masyarakat yang memerlukan jeda istirahat. Bagian dari komitmen kami untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran berlangsung aman dan nyaman, sehingga masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga tanpa kekhawatiran," ujar Yuliot, seperti dilansir 55tv.co.id pada Kamis (19/3/2026).

Lebih lanjut, Yuliot menegaskan bahwa ketersediaan energi di Jawa Tengah, dan secara umum di seluruh wilayah, berada dalam kondisi sangat aman dan siap memenuhi lonjakan permintaan selama Lebaran 2026. Ia memaparkan data konkret: "Cadangan minimal yang ditetapkan berdasarkan evaluasi adalah 21 hari, namun saat ini cadangan yang kita miliki mencapai 27 hingga 28 hari. Angka ini jelas menunjukkan kapasitas pasokan kita jauh di atas ambang batas aman dan terus dijaga melalui suplai optimal dari kilang domestik maupun impor. Ini adalah jaminan bagi masyarakat untuk menikmati mudik Lebaran 2026 dengan tenang," jelas Yuliot.
Menyambut pernyataan tersebut, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menambahkan bahwa seluruh lini layanan energi telah disiapkan secara maksimal melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 2026. "Masyarakat tidak perlu cemas. Ketersediaan energi kami pastikan lebih dari cukup, baik untuk periode Ramadan, Idulfitri, mudik, maupun arus balik. Seluruh SPBU akan beroperasi 24 jam, pasokan LPG berjalan normal, dan kami juga memastikan armada kapal beroperasi pada kapasitas maksimal untuk menjamin distribusi antar pulau berjalan lancar," papar Mars Ega.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar