55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara tegas menyatakan dukungannya terhadap rencana pemangkasan gaji pejabat negara, termasuk para menteri dan wakil menteri. Pernyataan ini muncul di tengah wacana efisiensi anggaran besar-besaran yang digagas pemerintah. "Setuju, itu kan bagus. Gajinya sudah kegedean. Kalau itu (pemotongan gaji) bagus," ujar Purbaya dengan lugas pada Jumat, 20 Maret 2026.

Related Post
Langkah ini merupakan bagian integral dari strategi pemerintah untuk mengoptimalkan alokasi anggaran kementerian dan lembaga (K/L) di tengah dinamika perekonomian. Wacana pemotongan remunerasi bagi para pemangku jabatan tinggi negara ini menjadi sorotan utama dalam upaya pengetatan ikat pinggang fiskal.

Namun, Purbaya tidak menampik adanya tantangan signifikan dalam mendorong K/L untuk berhemat secara mandiri. Ia mengindikasikan bahwa instansi-instansi tersebut kerap kali justru mengajukan penambahan anggaran alih-alih melakukan pemotongan. "Mungkin, karena ada putusan efisiensi yang sudah kami rapatkan sebelumnya dengan Menko Perekonomian tentang efisiensi," jelasnya, mengisyaratkan adanya intervensi langsung dari pemerintah pusat.
Melihat kecenderungan tersebut, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di bawah kepemimpinan Purbaya akan mengambil langkah proaktif. Kemenkeu berencana menetapkan besaran potongan anggaran yang wajib disesuaikan oleh masing-masing instansi, memastikan bahwa target efisiensi dapat tercapai secara efektif dan merata di seluruh lini pemerintahan.
Kebijakan ini diharapkan tidak hanya menciptakan efisiensi anggaran yang substansial, tetapi juga mengirimkan pesan kuat kepada publik mengenai komitmen pemerintah dalam mengelola keuangan negara dengan lebih bijak dan bertanggung jawab. Informasi lebih lanjut mengenai kebijakan ini dapat diakses melalui 55tv.co.id.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar