Terbongkar! Strategi ‘Jurus Hemat’ Purbaya Bidik Anggaran Triliunan Rupiah, Likuiditas Pasar Tetap Aman Terkendali?

Terbongkar! Strategi 'Jurus Hemat' Purbaya Bidik Anggaran Triliunan Rupiah, Likuiditas Pasar Tetap Aman Terkendali?

55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menjadi sorotan publik setelah menginisiasi sebuah skema efisiensi belanja negara yang ambisius. Langkah ini ditujukan untuk memperkuat fondasi fiskal nasional, dengan fokus utama pada pemangkasan anggaran operasional kementerian dan lembaga (K/L) hingga sekitar 10 persen. Tak hanya itu, Purbaya juga menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap setiap usulan anggaran tambahan yang diajukan oleh pimpinan instansi.

COLLABMEDIANET

Dalam pernyataannya usai menunaikan Salat Id di Masjid Salahuddin, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Sabtu (21/3/2026), Purbaya menjelaskan bahwa kebijakan ini bukan tentang memotong anggaran yang esensial. "Kami akan memastikan belanja pemerintah yang memang harus dibelanjakan itu dilakukan tepat waktu, bukan dipotong. Jadi, pada dasarnya kami akan mematuhi anggaran," tegas Purbaya, seperti dilansir oleh 55tv.co.id. Ia menekankan komitmen pemerintah untuk menjaga disiplin anggaran.

Terbongkar! Strategi 'Jurus Hemat' Purbaya Bidik Anggaran Triliunan Rupiah, Likuiditas Pasar Tetap Aman Terkendali?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Purbaya mengungkapkan bahwa salah satu tantangan terbesar dalam mengelola keuangan negara adalah gelombang pengajuan anggaran baru yang masif dari berbagai kementerian. Usulan-usulan tersebut, menurutnya, seringkali mencapai angka fantastis, bahkan hingga puluhan triliun rupiah. Menanggapi fenomena ini, Menkeu berjanji akan mengambil tindakan tegas untuk menyaring dan membatasi proposal-proposal tersebut. "Menteri-menteri mengajukan hingga puluhan triliun rupiah. Itu kami batasi, kami potong, sedangkan yang lain akan kami sesuaikan," jelasnya.

Kebijakan efisiensi ini, lanjut Purbaya, telah melalui perhitungan yang cermat dan mendalam. Ia menjamin bahwa langkah-langkah pengetatan anggaran tidak akan menimbulkan gejolak atau efek kejut yang merugikan pertumbuhan ekonomi nasional. Purbaya juga berkomitmen untuk terus memantau kondisi likuiditas pasar secara berkala, bahkan harian, guna memastikan stabilitas keuangan tetap terjaga dengan optimal. "Namun, hal ini tidak akan berdampak pada perekonomian, dan kami pastikan likuiditas tetap terjaga dengan baik. Itu saya monitor, mungkin harian," pungkasnya.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar