55 NEWS – PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) meluncurkan strategi mitigasi kemacetan arus balik Lebaran 2026 dengan menawarkan diskon tarif tol sebesar 30%. Insentif ini diharapkan dapat mengurai konsentrasi kendaraan yang diprediksi memadati ruas tol menuju Jabodetabek, sekaligus memberikan keringanan finansial bagi para pemudik. Kebijakan diskon ini akan berlaku pada periode 26-27 Maret 2026, atau tepatnya pada H+5 hingga H+6 setelah Hari Raya Idulfitri.

Related Post
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A Purwantono, dalam keterangan resminya yang diterima 55tv.co.id di Jakarta pada Selasa (24/3/2026), menegaskan pentingnya pemanfaatan diskon ini. "Kami mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan diskon tarif tol yang kami sediakan selama dua hari, yaitu pada 26-27 Maret 2026. Diskon ini berlaku di sembilan ruas tol strategis yang dikelola Jasa Marga Group," ujarnya.

Potongan tarif sebesar 30% ini akan diterapkan untuk perjalanan menerus hingga ruas Tol Jakarta-Cikampek. Ruas-ruas yang termasuk dalam program diskon ini meliputi jalur vital di Trans Jawa, seperti Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jalan Layang MBZ, Jalan Tol Palimanan-Kanci, Jalan Tol Batang-Semarang, dan Jalan Tol Semarang Seksi ABC.
Tidak hanya di Jawa, stimulus ini juga merambah ruas tol di wilayah Trans Sumatera, yaitu Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT). Selain itu, pemudik yang melintasi wilayah Bandung-Cisumdawu juga dapat menikmati diskon ini pada Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang) dan Padalarang-Cileunyi (Padaleunyi).
Sebelumnya, Rivan memprediksi puncak arus balik Lebaran 2026 akan terjadi pada tanggal 24 Maret 2026. Estimasi ini didasarkan pada jadwal sebagian besar aktivitas perkantoran yang akan kembali normal mulai 25 Maret 2026. Oleh karena itu, diskon yang diberikan pada tanggal 26-27 Maret menjadi upaya proaktif Jasa Marga untuk mendistribusikan volume lalu lintas dan menghindari penumpukan kendaraan pada satu waktu.
Jasa Marga secara konsisten mengimbau para pengguna jalan tol untuk merencanakan perjalanan arus balik dengan cermat. Persiapan matang menjadi kunci, mulai dari memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima, mengisi bahan bakar secukupnya, hingga memastikan saldo uang elektronik mencukupi. Istirahat yang cukup di rest area juga sangat dianjurkan untuk menjaga stamina selama perjalanan.
"Menjelang periode arus balik, kami sangat mengharapkan kerja sama pengguna jalan agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik lagi. Hindari waktu puncak arus balik yang kami prediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026. Manfaatkan stimulus diskon tarif tol yang berlaku pada 26 dan 27 Maret 2026 untuk kenyamanan dan kelancaran perjalanan Anda," pungkas Rivan, menekankan pentingnya strategi perjalanan yang bijak.
Editor: Akbar soaks









Tinggalkan komentar