Siap-siap! Harga Pertamax Green dan Turbo April 2026 Diam-diam Meroket? Pemerintah Ungkap Mekanisme Pasar dan Prioritas Subsidi!

55 NEWS – JAKARTA – Spekulasi mengenai potensi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi pada awal April 2026 kian memanas di kalangan masyarakat dan pelaku usaha. Meskipun demikian, pemerintah hingga kini belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengkonfirmasi atau menampik pergerakan harga tersebut. Kebijakan ini, khususnya untuk jenis BBM tertentu, memang diatur dengan mekanisme yang berbeda, jauh dari sorotan publik.

COLLABMEDIANET

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa sesuai amanat Peraturan Menteri ESDM Tahun 2022, formulasi harga BBM di Indonesia terbagi menjadi dua kategori utama: untuk sektor industri dan non-industri. Untuk kategori BBM non-industri yang umumnya dikonsumsi oleh segmen masyarakat mampu, seperti bensin dengan nilai oktan (RON) 95 hingga RON 98 – yang mencakup produk seperti Pertamax Green dan Pertamax Turbo – penetapan harganya sepenuhnya mengikuti dinamika pasar global.

Siap-siap! Harga Pertamax Green dan Turbo April 2026 Diam-diam Meroket? Pemerintah Ungkap Mekanisme Pasar dan Prioritas Subsidi!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Jadi mau diumumkan atau tidak diumumkan, dia akan mengikuti harga pasar. Itu yang industri," tegas Bahlil, dalam keterangannya pada Selasa (31/3/2026), mengindikasikan bahwa fluktuasi harga untuk jenis BBM ini tidak akan disertai pengumuman resmi dari pemerintah. Kenaikan atau penurunan harga akan terjadi secara otomatis, merefleksikan pergerakan harga minyak mentah dunia dan nilai tukar rupiah, tanpa membebani anggaran negara dengan subsidi.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan fokus utamanya adalah pada kebijakan BBM bersubsidi. Jenis BBM ini memiliki dampak langsung dan signifikan terhadap daya beli serta stabilitas ekonomi masyarakat luas. Oleh karena itu, setiap keputusan terkait BBM bersubsidi akan melalui pertimbangan matang dan berpihak pada kepentingan rakyat.

"Untuk (BBM) subsidi tunggu tanggal mainnya. Insyaallah saya yakinkan bahwa Presiden dalam membuat kebijakan selalu mempertimbangkan dan memprioritaskan kondisi masyarakat. Insyaallah baik, nanti tunggu tanggal mainnya ya," imbuh Bahlil, memberikan sinyal bahwa keputusan terkait BBM bersubsidi akan segera dirilis dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi rakyat, sebagaimana dilaporkan oleh 55tv.co.id. Pernyataan ini sekaligus menenangkan kekhawatiran akan dampak inflasi yang mungkin timbul dari kenaikan harga BBM bersubsidi.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar