Terkuak! Bukan Sekadar Hemat Energi, Ini Alasan Sebenarnya di Balik Kebijakan WFH ASN Tiap Jumat Menurut Menko Airlangga!

55 NEWS – Pemerintah telah mengambil langkah progresif dengan menetapkan hari Jumat sebagai jadwal rutin bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melaksanakan skema bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH). Kebijakan ini, yang secara luas dipahami sebagai upaya efisiensi energi, kini mulai diungkapkan alasan-alasannya secara lebih mendalam oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Pernyataan Menko Airlangga memberikan perspektif yang lebih komprehensif mengenai latar belakang keputusan strategis ini.

COLLABMEDIANET

Dalam keterangannya pada Selasa (31/3/2026), Menko Airlangga menjelaskan bahwa pemilihan hari Jumat sebagai hari WFH bagi ASN bukanlah keputusan yang mendadak, melainkan didasarkan pada praktik yang telah teruji. "Mengapa dipilih Jumat? Karena memang sebagian sudah beberapa kementerian sudah melaksanakan itu, kerja empat hari dalam satu minggu dengan aplikasi. Ini pasca daripada COVID kemarin," ungkap Airlangga, sebagaimana dikutip oleh 55tv.co.id. Penjelasan ini mengindikasikan bahwa kebijakan tersebut merupakan formalisasi dari adaptasi model kerja hibrida yang telah diterapkan dan terbukti efektif di sejumlah kementerian sejak era pasca-pandemi COVID-19, di mana fleksibilitas kerja telah menjadi norma baru dalam menjaga produktivitas dan efisiensi operasional.

Terkuak! Bukan Sekadar Hemat Energi, Ini Alasan Sebenarnya di Balik Kebijakan WFH ASN Tiap Jumat Menurut Menko Airlangga!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Lebih lanjut, Airlangga menambahkan bahwa karakter hari Jumat yang cenderung memiliki intensitas kerja yang berbeda dibandingkan hari-hari kerja utama (Senin hingga Kamis) menjadi pertimbangan krusial. "Kami pilih hari Jumat karena memang hari Jumat kan setengah, artinya tidak sepenuh hari Senin sampai Kamis," jelasnya. Pernyataan ini menyiratkan bahwa hari Jumat seringkali dianggap sebagai hari dengan beban kerja yang lebih ringan atau durasi yang lebih singkat, sehingga penerapan WFH pada hari tersebut diharapkan tidak mengganggu alur kerja esensial. Sebaliknya, kebijakan ini justru berpotensi mengoptimalkan efisiensi operasional, mengurangi biaya logistik, dan menekan konsumsi energi secara signifikan, yang pada akhirnya berkontribusi positif terhadap penghematan anggaran negara dan stabilitas ekonomi makro.

Kebijakan WFH setiap hari Jumat ini dipandang sebagai upaya strategis pemerintah untuk menekan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak, serta mengurangi jejak karbon. Dengan meminimalkan mobilitas ASN pada satu hari kerja penuh, diharapkan ada dampak positif yang berkelanjutan terhadap lingkungan dan ekonomi nasional. Ini juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam mengadopsi model kerja modern yang lebih fleksibel, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan tuntutan zaman dan adaptasi terhadap kondisi global.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar