55 NEWS – Kabar gembira menyelimuti perekonomian nasional! Di tengah gejolak harga minyak mentah global yang tak menentu, pemerintah Indonesia secara tegas memastikan bahwa tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) yang disalurkan oleh PT Pertamina (Persero) tidak akan mengalami perubahan per tanggal 1 April 2026. Langkah strategis ini, yang diambil di tengah tekanan inflasi dan ketidakpastian pasar global, bertujuan utama untuk menjaga stabilitas daya beli konsumen serta meredam potensi dampak negatif terhadap laju perekonomian domestik.

Related Post
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya pada Rabu (1/4/2026), menegaskan bahwa kebijakan ini adalah perwujudan komitmen pemerintah untuk melindungi fondasi ekonomi domestik dari guncangan eksternal. "Atas arahan langsung dari Bapak Presiden, kami telah memutuskan untuk tidak melakukan penyesuaian harga pada BBM bersubsidi. Ini berarti, harganya akan tetap stabil, tidak ada kenaikan maupun penurunan," jelas Bahlil. Menurutnya, stabilitas harga energi merupakan pilar krusial dalam menjaga momentum konsumsi dan investasi, yang pada gilirannya akan menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Implementasi kebijakan ini secara langsung berdampak pada seluruh jenis BBM yang dipasarkan Pertamina. Baik kategori nonsubsidi, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green, Dexlite, maupun Pertamina Dex, akan mempertahankan harga yang sama dengan periode sebelumnya. Demikian pula, harga BBM bersubsidi tetap kokoh, dengan Pertalite dipatok pada Rp10.000 per liter dan Biosolar pada Rp6.800 per liter. Keputusan ini memberikan kepastian bagi jutaan pengguna kendaraan di seluruh Indonesia, mulai dari sektor transportasi hingga industri kecil.
Untuk memberikan gambaran yang komprehensif kepada pembaca 55tv.co.id, berikut adalah rincian lengkap harga BBM Pertamina yang berlaku efektif mulai 1 April 2026 di berbagai wilayah Indonesia:
Aceh
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.600/liter
Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
Dexlite: Rp14.500/liter
Pertamina Dex: Rp14.800/liter
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp11.500/liter
Dexlite: Rp13.250/liter
Sumatera Utara
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.600/liter
Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
Dexlite: Rp14.500/liter
Pertamina Dex: Rp14.800/liter
Sumatera Barat
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.900/liter
Pertamax Turbo: Rp13.650/liter
Dexlite: Rp14.800/liter
Pertamina Dex: Rp15.100/liter
Riau
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.900/liter
Pertamax Turbo: Rp13.650/liter
Dexlite: Rp14.800/liter
Pertamina Dex: Rp15.100/liter
Kepulauan Riau
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.900/liter
Pertamax Turbo: Rp13.650/liter
Dexlite: Rp14.800/liter
Pertamina Dex: Rp15.100/liter
Free Trade Zone (FTZ) Batam
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp11.750/liter
Pertamax Turbo: Rp12.400/liter
Dexlite: Rp13.450/liter
Pertamina Dex: Rp13.800/liter
Jambi
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.600/liter
Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
Dexlite: Rp14.500/liter
Pertamina Dex: Rp14.800/liter
Bengkulu
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.600/liter
Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
Dexlite: Rp14.500/liter
Pertamina Dex: Rp14.800/liter
Sumatera Selatan
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.600/liter
Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
Dexlite: Rp14.500/liter
Pertamina Dex: Rp14.800/liter
Bangka Belitung
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.600/liter
Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
Dexlite: Rp14.500/liter
Pertamina Dex: Rp14.800/liter
Lampung
Pertalite: Rp10.000/liter
Solar: Rp6.800/liter
Pertamax: Rp12.600/liter
Pertamax Turbo: Rp13.350/liter
Dexlite: Rp14.500/liter
Pertamina Dex: Rp14.800/liter
Editor: Akbar soaks







Tinggalkan komentar