TERBONGKAR! Program Makan Gratis yang Dikira Boros Ini Justru ‘Cetak Uang’ Triliunan untuk Negara, Bagaimana Caranya?

55 NEWS – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski kerap menjadi sorotan karena alokasi anggarannya yang fantastis, Purbaya menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pos pengeluaran, melainkan juga memiliki potensi besar untuk mengembalikan triliunan rupiah ke kas negara. Sebuah perspektif baru yang mengubah narasi seputar kebijakan ekonomi strategis ini.

COLLABMEDIANET

Dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung Parlemen pada Senin (6/4/2026), Purbaya mengestimasi bahwa sekitar 3 hingga 5 persen dari total anggaran MBG akan kembali menjadi penerimaan pajak. Dengan pagu anggaran yang mencapai Rp335 triliun, potensi setoran pajak yang dihasilkan diperkirakan berada dalam rentang angka Rp10,05 triliun hingga Rp16,75 triliun. Angka ini menunjukkan kontribusi fiskal yang tidak bisa dianggap remeh dari sebuah program yang berorientasi pada kesejahteraan sosial.

TERBONGKAR! Program Makan Gratis yang Dikira Boros Ini Justru 'Cetak Uang' Triliunan untuk Negara, Bagaimana Caranya?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

"Ini menunjukkan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan tidak hilang begitu saja, melainkan berputar dan sebagian kembali dalam bentuk kontribusi fiskal," jelas Purbaya, memberikan gambaran tentang siklus ekonomi yang tercipta. Pernyataan ini menegaskan bahwa belanja negara, khususnya untuk program sebesar MBG, dapat memiliki efek ganda yang menguntungkan bagi pendapatan negara.

Namun, Purbaya menekankan bahwa kontribusi pajak yang signifikan ini bukanlah satu-satunya atau bahkan dampak utama dari program MBG. Nilai strategis sesungguhnya terletak pada efek pengganda ekonomi (multiplier effect) yang masif setelah dana tersebut dibelanjakan. Ini adalah poin krusial yang seringkali luput dari perhatian publik.

Implementasi program ini diproyeksikan mampu menggerakkan roda ekonomi di tingkat lokal, menciptakan lapangan kerja baru, serta mendorong pertumbuhan sektor-sektor terkait di berbagai daerah. Mulai dari petani pemasok bahan pangan, industri pengolahan makanan, hingga jasa distribusi, semuanya akan merasakan dampak positif dari perputaran dana MBG. Hal ini menjadi krusial dalam menjaga stabilitas dan resiliensi ekonomi nasional, terutama di tengah ketidakpastian global yang masih membayangi. Dengan demikian, program MBG diharapkan tidak hanya menyehatkan gizi anak bangsa, tetapi juga menyehatkan perekonomian secara menyeluruh.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar