Guncangan di Industri Fashion: H&M Bakal Tutup 160 Gerai! Siapa Keluarga Miliarder di Balik Keputusan Strategis Ini?

55 NEWS – Kabar mengejutkan datang dari jagat ritel mode global. H&M, raksasa fesyen asal Swedia, mengumumkan rencana strategis untuk menutup permanen 160 gerai di seluruh dunia hingga tahun 2026. Keputusan masif ini sontak memicu pertanyaan besar: siapa sebenarnya sosok atau keluarga yang mengendalikan imperium bisnis ini, dan apa motif di balik langkah restrukturisasi yang signifikan tersebut?

COLLABMEDIANET

Langkah konsolidasi portofolio ritel ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang H&M untuk menggenjot fokus pada kanal e-commerce dan mengoptimalkan efisiensi operasional. Tren pergeseran preferensi konsumen dari belanja di toko fisik menuju platform daring menjadi katalis utama di balik keputusan ini. Manajemen H&M mengakui bahwa "optimalisasi portofolio toko telah berdampak agak negatif pada penjualan kuartal I-2026 karena penutupan dan renovasi toko," sebagaimana dikutip dari laporan pendapatan perusahaan yang dirilis oleh 55tv.co.id.

Guncangan di Industri Fashion: H&M Bakal Tutup 160 Gerai! Siapa Keluarga Miliarder di Balik Keputusan Strategis Ini?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Di tengah gejolak restrukturisasi ini, sorotan publik kembali tertuju pada identitas di balik kendali H&M. Siapakah arsitek di balik merek yang telah mendunia sejak pertengahan abad ke-20 ini?

H&M, singkatan dari Hennes & Mauritz, adalah konglomerat ritel fesyen global yang berakar kuat di Swedia. Didirikan oleh visioner Erling Persson pada tahun 1947, perusahaan ini telah tumbuh menjadi salah satu pemain dominan di industri mode cepat. Menariknya, hingga kini, kendali atas perusahaan masih berada dalam genggaman erat keluarga Persson, dengan kepemilikan saham yang mendekati 50 persen.

Stefan Persson, putra dari Erling Persson, sebelumnya menjabat sebagai Chairman of the Board H&M Group selama 22 tahun sebelum mengundurkan diri pada Mei 2020. Estafet kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh putranya, Karl-Johan Persson, yang kini menduduki posisi strategis tersebut. Dinasti Persson secara konsisten menunjukkan pengaruh signifikan dalam arah dan kebijakan perusahaan.

Kekuatan finansial keluarga Persson tak dapat dipandang remeh. Berdasarkan data Forbes yang diakses oleh 55tv.co.id, kekayaan bersih Stefan Persson per hari ini diperkirakan mencapai USD 22,3 miliar, atau setara dengan sekitar Rp 381,3 triliun (dengan kurs Rp 17.100 per USD). Angka fantastis ini menegaskan posisi mereka sebagai salah satu keluarga terkaya di dunia, sekaligus menegaskan kapasitas mereka dalam menentukan arah strategis H&M di tengah dinamika pasar yang terus berubah.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar