55 NEWS – Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) tahap II di Kota Surabaya menunjukkan progres yang impresif, kini telah membukukan capaian 45 persen. Proyek infrastruktur pendidikan strategis ini ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, menandai komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui fasilitas pendidikan yang modern dan terintegrasi.

Related Post
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, dalam keterangannya pada Minggu (12/4/2026), menegaskan bahwa proyek Sekolah Rakyat merupakan pilar utama dari program prioritas nasional yang bertujuan untuk menggenjot kapasitas SDM Indonesia. "Progres di Surabaya ini sangat memuaskan, sekitar 45 persen dengan kualitas konstruksi yang terjaga baik. Secara umum, pekerjaan pembangunan SR yang digarap oleh Waskita Karya dan mitra berjalan sesuai rencana. Di Kabupaten Sampang, misalnya, capaiannya juga mendekati 40 persen. Meski ada beberapa lokasi lain yang masih memerlukan percepatan, kami pastikan seluruh proyek berada dalam kondisi terkendali dan terus kami kejar," jelas Menteri Dody, menunjukkan optimisme terhadap efisiensi proyek.

Sekolah Rakyat tahap II di Surabaya ini berlokasi strategis di Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, berdiri di atas lahan seluas sekitar 6,6 hektare dengan status hak pakai milik Pemerintah Kota Surabaya. Proyek vital ini dipercayakan kepada konsorsium kontraktor Waskita Karya–CAG KSO, yang beroperasi di bawah supervisi Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur. Fasilitas yang dibangun sangat komprehensif, meliputi ruang kelas untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA yang mampu menampung hingga 1.000 siswa. Selain itu, kompleks ini juga dilengkapi dengan asrama siswa, rumah susun guru, masjid, gedung serbaguna, kantin, instalasi air bersih yang modern, serta sarana olahraga seperti lapangan basket dan mini soccer, menciptakan ekosistem pendidikan yang holistik dan mendukung pengembangan potensi siswa secara maksimal. Investasi pada infrastruktur pendidikan semacam ini diharapkan memberikan dampak ekonomi jangka panjang, tidak hanya melalui peningkatan kualitas SDM tetapi juga melalui penciptaan lapangan kerja dan pergerakan ekonomi lokal selama masa konstruksi.
Editor: Akbar soaks


Tinggalkan komentar