55 NEWS – Di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan, sinergi antara para pelaku usaha menjadi elemen krusial dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional. Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), sebagai entitas strategis penggerak roda perekonomian, diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan masyarakat luas. Menjelang perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) XVIII, Anthony Leong, Ketua BPP Hipmi Bidang Sinergitas Danantara, BUMN, dan BUMD, secara tegas menyoroti urgensi penguatan fondasi ekonomi Republik Indonesia.

Related Post
Leong menggarisbawahi pentingnya kolaborasi erat antara sektor swasta dan pemerintah. Menurutnya, sinergi ini merupakan kunci pembuka gerbang peluang bisnis yang lebih luas, khususnya di tingkat daerah. "Harmonisasi antara kebijakan pemerintah dan inisiatif dunia usaha adalah prasyarat mutlak. Dengan demikian, para pengurus Hipmi di daerah dapat mengidentifikasi dan memanfaatkan peluang bisnis yang riil," jelas Leong dalam keterangannya kepada 55tv.co.id pada Selasa (21/4/2026).

Ia melanjutkan, "Ketika pengusaha muda di daerah memiliki kapasitas dan fokus bisnis yang kuat, secara otomatis akan memperkokoh struktur ekonomi nasional dari akar rumput." Lebih lanjut, Leong juga menekankan bahwa penguatan sinergi antar sesama pengusaha muda adalah imperatif untuk membangun fondasi ekonomi yang tangguh dan berkelanjutan.
Di sisi lain, tensi politik internal Hipmi kian memanas seiring mendekatnya Musyawarah Nasional (Munas) XVIII. Beberapa nama telah mencuat ke permukaan sebagai kandidat potensial Ketua Umum BPP Hipmi periode mendatang, di antaranya adalah Anthony Leong sendiri. Dalam visi yang diusungnya, Leong berkomitmen untuk mendorong penguatan ekosistem kewirausahaan yang inklusif serta mempertegas peran Hipmi sebagai platform strategis bagi pengembangan pengusaha muda di Indonesia.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar