Geger! Harga Minyak Goreng di Jakarta Melonjak Tak Terkendali, Mentan Amran Murka dan Ancam Sanksi Tegas: Ada Mafia Pangan Bermain?

55 NEWS – Fluktuasi harga komoditas pangan esensial kembali menjadi sorotan tajam di ibu kota. Minyak goreng, salah satu kebutuhan pokok rumah tangga, terpantau mengalami kenaikan signifikan di Jakarta, memicu kekhawatiran di kalangan masyarakat. Dinamika pasar ini tak luput dari perhatian pemerintah, yang langsung merespons dengan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang mencoba mengambil keuntungan di tengah kondisi ini.

COLLABMEDIANET

Berdasarkan data terbaru dari Info Pangan Jakarta pada Selasa (21/4/2026), harga minyak goreng curah atau kuning tercatat melonjak menjadi Rp21.400 per kilogram, mengalami kenaikan sebesar Rp535. Kenaikan ini tentu saja memberatkan daya beli konsumen, terutama bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Sementara itu, minyak goreng kemasan premium juga tidak luput dari tren peningkatan, dengan harga stabil di kisaran Rp20.500 per kilogram. Yang paling mencolok adalah kenaikan harga MINYAKITA, produk minyak goreng subsidi pemerintah, yang kini dibanderol Rp19.667 per liter, melonjak Rp1.400 dari harga sebelumnya.

Geger! Harga Minyak Goreng di Jakarta Melonjak Tak Terkendali, Mentan Amran Murka dan Ancam Sanksi Tegas: Ada Mafia Pangan Bermain?
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Meroketnya harga minyak goreng ini segera menarik perhatian Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Dengan nada tegas, Mentan Amran melontarkan peringatan keras kepada para produsen minyak goreng yang kedapatan menaikkan harga di atas ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, pada Senin (20/4/2026), Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mentolerir praktik-praktik yang merugikan masyarakat dan mengganggu stabilitas pasar.

"Kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan tegas terhadap pelaku usaha yang terbukti melanggar aturan dan melakukan praktik penimbunan atau manipulasi harga. Ini adalah komoditas strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak," ujar Mentan Amran, sebagaimana dikutip dari 55tv.co.id.

Lebih lanjut, Mentan Amran menyatakan bahwa pihaknya bersama Satuan Tugas (Satgas) akan memperketat pengawasan terhadap pergerakan harga di pasar. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada pihak yang bermain-main dengan harga dan menciptakan kelangkaan buatan. Pengawasan ketat akan dilakukan mulai dari hulu hingga hilir rantai pasok minyak goreng, guna menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga bagi seluruh lapisan masyarakat. Intervensi pemerintah ini diharapkan mampu meredam gejolak harga dan mencegah spekulasi yang merugikan konsumen.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar