Mega Proyek Panas Bumi PGE Panen Dana Global Rp7,8 Triliun! Terdaftar di ‘Green Book’ Bappenas, Ini Dia Rinciannya yang Bikin Investor Melirik dan Mengubah Peta Energi Nasional!

Mega Proyek Panas Bumi PGE Panen Dana Global Rp7,8 Triliun! Terdaftar di 'Green Book' Bappenas, Ini Dia Rinciannya yang Bikin Investor Melirik dan Mengubah Peta Energi Nasional!

55 NEWS – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) baru saja menorehkan capaian gemilang di kancah global. Raksasa energi panas bumi nasional ini sukses mengamankan pendanaan internasional senilai hingga USD477,87 juta, setara dengan sekitar Rp7,88 triliun (kurs asumsi Rp16.500/USD). Dana jumbo ini mengalir setelah tiga proyek strategis PGE secara resmi terdaftar dalam Green Book 2026 yang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), sebuah pengakuan krusial bagi masa depan energi bersih Indonesia. (Senin, 8 Juni 2026)

COLLABMEDIANET

Proyek-proyek yang menjadi magnet pendanaan ini meliputi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 dengan kapasitas 55 megawatt (MW), PLTP Lumut Balai Unit 4 juga 55 MW, serta PLTP Lahendong Unit 7-8 sebesar 50 MW. Secara total, ketiga proyek ini akan menambah kapasitas energi bersih nasional sebesar 160 MW, memperkuat komitmen Indonesia dalam mengurangi emisi karbon dan mencapai target bauran energi terbarukan.

Mega Proyek Panas Bumi PGE Panen Dana Global Rp7,8 Triliun! Terdaftar di 'Green Book' Bappenas, Ini Dia Rinciannya yang Bikin Investor Melirik dan Mengubah Peta Energi Nasional!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Direktur Utama PGE, Ahmad Yani, menegaskan bahwa masuknya proyek-proyek perseroan ke dalam daftar prestisius Green Book Bappenas adalah validasi konkret atas kesiapan PGE untuk melangkah ke fase pengembangan lanjutan. "Ini adalah pengakuan atas kapabilitas kami, terutama di tengah meningkatnya permintaan global akan energi bersih dan urgensi ketahanan energi dunia," ujar Ahmad, seperti dikutip dari 55tv.co.id.

Menurut Ahmad, capaian ini bukan sekadar membuka pintu menuju berbagai sumber pendanaan internasional yang vital untuk akselerasi realisasi proyek. Lebih dari itu, ia secara signifikan memperkuat visibilitas dan daya tarik PGE di mata para calon mitra strategis global maupun lembaga keuangan multinasional yang mencari investasi berkelanjutan.

Dengan optimisme yang tinggi, Ahmad menambahkan, "Kami yakin penguatan fundamental bisnis, yang didukung oleh portofolio proyek yang semakin matang, akan menjadi fondasi krusial bagi pertumbuhan berkelanjutan Perseroan. Ini sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional yang ambisius."

Pencantuman ketiga proyek ini dalam Green Book Bappenas diharapkan mampu mengucurkan pendanaan yang tidak hanya menyokong upaya perseroan dalam menjaga tingkat cost of debt yang tetap kompetitif, tetapi juga secara signifikan meningkatkan nilai keekonomian proyek untuk jangka panjang. "Selain membantu menjaga struktur pendanaan yang sehat dan mempertahankan cost of debt yang kompetitif, masuknya ketiga proyek ini juga berpotensi meningkatkan keekonomian proyek sehingga dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Perseroan dan para pemangku kepentingan," pungkas Ahmad kepada 55tv.co.id.

Editor: Akbar soaks

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar