55 NEWS – PT PLN (Persero) kembali menghadirkan program istimewa berupa diskon 50 persen untuk biaya tambah daya listrik. Inisiatif ini menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya di wilayah DKI Jakarta, yang ingin meningkatkan kapasitas listriknya dengan penghematan signifikan. Promo menarik ini berlaku terbatas, mulai 10 hingga 23 Juni 2026, sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta.

Related Post
Program diskon tambah daya sebesar 50 persen ini digagas oleh PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya. Langkah ini merupakan bentuk apresiasi PLN kepada warga Ibu Kota sekaligus respons proaktif terhadap kebutuhan energi listrik yang terus meningkat seiring dinamika kehidupan perkotaan dan pertumbuhan ekonomi. Dengan adanya insentif ini, PLN berharap dapat meringankan beban finansial pelanggan yang memerlukan daya lebih besar untuk mendukung berbagai aktivitas.

Diskon spesial ini ditujukan bagi pelanggan tegangan rendah dengan semua golongan tarif 1 fasa. Pelanggan yang semula memiliki daya 450 VA berkesempatan untuk menaikkan daya hingga 7.700 VA. Syarat utama untuk mendapatkan potongan harga ini adalah berada di wilayah kerja PLN UID Jakarta Raya. Proses klaim diskon pun sangat mudah dan modern, cukup melalui aplikasi PLN Mobile. Pelanggan hanya perlu melakukan pembelian token listrik atau pembayaran tagihan listrik via aplikasi tersebut, kemudian memasukkan kode promo "HUTDKI499".
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa program ini merupakan kontribusi nyata PLN dalam menyemarakkan perayaan HUT DKI Jakarta. "Melalui promo tambah daya ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi pelanggan yang membutuhkan kapasitas listrik lebih besar untuk mendukung aktivitas sehari-hari, usaha rumahan, maupun penggunaan peralatan listrik yang semakin beragam," ujar Andy dalam keterangannya, Rabu (10/6/2026). Inisiatif ini tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas di sektor rumah tangga dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang membutuhkan pasokan listrik stabil dan memadai.
Editor: Akbar soaks










Tinggalkan komentar