55tv.co.id – Capaian penerimaan pajak negara hingga paruh pertama tahun 2026 ternyata masih jauh dari target yang ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara APBN. Direktorat Jenderal Pajak DJP Kementerian Keuangan mengakui bahwa realisasi pemasukan fiskal belum menyentuh separuh dari ekspektasi anggaran.

Related Post
Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto mengungkapkan bahwa akumulasi setoran pajak sepanjang Januari hingga Juni 2026 diproyeksikan baru mencapai sekitar 45 persen dari total target untuk satu tahun penuh. Angka ini disampaikan Bimo dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta pada Rabu 1 Juli 2026.

Meskipun belum menembus ambang batas pertengahan tahun DJP menegaskan bahwa kinerja makro penerimaan pajak masih menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu laju peningkatan ini tercatat positif.
Bimo menambahkan bahwa pertumbuhan penerimaan pajak secara tahunan year on year yoy hingga bulan Juni diperkirakan masih mampu bergerak ekspansif di level lebih dari 23 persen. Namun DJP masih enggan merilis nilai nominal pasti dari perolehan pajak tersebut.
Alasan di balik penundaan pengungkapan angka konkret adalah seluruh komponen data dari unit vertikal di daerah masih berada dalam proses rekonsiliasi dan finalisasi akhir. Laporan keuangan negara yang akurat nantinya akan dipaparkan secara resmi oleh Menteri Keuangan dalam agenda rutin konferensi pers APBN Kita.










Tinggalkan komentar