Terkuak Jurus Ampuh RI Jaga Lahan Gambut

Terkuak Jurus Ampuh RI Jaga Lahan Gambut

55tv.co.id – Indonesia kembali menjadi sorotan dunia dengan memaparkan keahliannya dalam tata kelola ekosistem gambut di pertemuan Global Peatlands Initiative (GPI) yang berlangsung di Lima Peru. Delegasi Indonesia berbagi strategi komprehensif yang meliputi pendekatan hidrologi, pemantauan karbon, upaya pengendalian emisi gas rumah kaca, serta sistem pemetaan dan pengawasan berbasis data mutakhir.

COLLABMEDIANET

Kepala Sekretariat Interim International Tropical Peatland Center (ITPC) Agus Justianto menegaskan bahwa perlindungan dan pengelolaan ekosistem gambut adalah pilar esensial dalam pembangunan rendah karbon. Langkah ini krusial untuk mencapai target kontribusi nasional yang telah ditetapkan Indonesia melalui Nationally Determined Contribution (NDC). Menurut Agus, tata kelola gambut bukan sekadar menjaga lahan basah, melainkan sebuah upaya terpadu untuk mereduksi emisi, mempertahankan fungsi hidrologi, melindungi keanekaragaman hayati, dan memastikan pemanfaatan gambut berjalan lestari.

Terkuak Jurus Ampuh RI Jaga Lahan Gambut
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Agus menjelaskan, kerangka kerja pengelolaan karbon pada ekosistem gambut meliputi perlindungan area gambut yang masih prima, manajemen berkelanjutan, pencegahan kerusakan tutupan gambut, antisipasi pengeringan, penataan ulang fungsi, restorasi hidrologi, hingga rehabilitasi ekosistem pasca pemulihan. Pengalaman Indonesia menunjukkan bahwa pengelolaan gambut harus dilakukan secara sistematis dan terintegrasi. Pendekatan ini tidak hanya fokus pada skala tapak, tetapi juga pada skala Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) demi mencapai keseimbangan air, fungsi ekosistem, dan emisi karbon yang optimal.

Sasaran utama dari semua upaya ini adalah tercapainya keseimbangan gas rumah kaca yang ideal. Oleh karena itu, pengelolaan gambut wajib memastikan muka air tanah tetap terjaga, menghindari drainase berlebihan, melarang penggunaan api, serta memilih komoditas yang selaras dengan karakteristik lahan gambut.

Indonesia juga tak henti memperkuat riset dan inovasi di bidang restorasi gambut. Keterlibatan 17 perguruan tinggi dan 10 lembaga riset menjadi bukti komitmen ini. Pengembangan mencakup sistem pemantauan gambut, manajemen air, paludikultur, perhitungan karbon, sistem informasi, serta demonstrasi lapangan yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran dan replikasi praktik terbaik.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar