55tv.co.id – Kolaborasi strategis antara PT Brantas Abipraya Persero dan Kementerian Pekerjaan Umum kini tengah menggenjot pemulihan infrastruktur di Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Proyek ambisius ini dirancang bukan sekadar memperbaiki kerusakan, melainkan membangun kembali harapan serta memperkuat daya tahan masyarakat pasca-bencana.

Related Post
Dian Sovana selaku Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya Persero mengungkapkan bahwa upaya ini mencakup penataan ulang alur sungai hingga pembentengan tebing. "Kami fokus pada solusi yang benar-benar menjawab kebutuhan riil warga di lapangan, menciptakan infrastruktur yang lebih tangguh menghadapi potensi bencana di masa depan," jelasnya belum lama ini.

Di wilayah Sumatera Barat, penanganan mencakup sepuluh kabupaten dan kota vital. Area tersebut meliputi Kabupaten Kepulauan Mentawai Padang Pariaman Agam Lima Puluh Kota Pasaman Pasaman Barat serta Kota Bukittinggi Payakumbuh Pariaman dan Padang.
Salah satu fokus utama adalah pengerukan sedimen guna mengembalikan kapasitas aliran sungai. Langkah ini krusial untuk meminimalkan risiko banjir. Pekerjaan vital tersebut berlangsung di Desa Rantobi Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara. Selain itu di Sumatera Barat proyek serupa menyasar Batang Bayang Batang Lengayang dan Batang Palangai di Kabupaten Pesisir Selatan.
Tak hanya sungai penguatan tebing juga menjadi prioritas. Dengan menggunakan bronjong kawasan permukiman kini terlindungi dari ancaman longsor dan erosi. Lokasi pengerjaan ini berada di Desa Pisang Palah Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara.
Menurut Dian pembangunan kembali pasca-musibah jauh melampaui sekadar perbaikan fisik. Ini adalah investasi untuk masa depan Indonesia yang lebih kokoh mengembalikan rasa aman dan memastikan keberlangsungan aktivitas sehari-hari warga. "Kami ingin masyarakat merasakan pemulihan ini secara konkret bukan hanya pada struktur bangunan tetapi juga pada semangat dan ketenangan hidup mereka," pungkasnya.










Tinggalkan komentar