55tv.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa baru-baru ini mengungkap kisah di balik upaya gigihnya dalam mempertahankan peringkat utang Indonesia. Dalam sebuah pertemuan penting di Amerika Serikat beberapa bulan silam, Purbaya bersama delegasi DPR berhasil meyakinkan lembaga pemeringkat global S&P Global Ratings tentang soliditas ekonomi nasional. Hasilnya, S&P resmi mempertahankan peringkat kredit Indonesia di level BBB dengan prospek stabil.

Related Post
Purbaya menceritakan momen krusial tersebut di hadapan Sidang Paripurna DPR RI. Ia menjelaskan bahwa pada April lalu, di sela-sela agenda IMF Spring Meetings 2026, dirinya bersama Wakil Ketua DPR Sari Yuliati, Ketua Komisi XI DPR Misbakhun, dan Wakil Ketua Komisi XI DPR Hekal, secara khusus bertemu dengan investor global dan perwakilan S&P. Tujuan utama mereka adalah menggambarkan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang berbeda dan lebih kokoh dibanding negara lain.

Dalam pertemuan strategis itu, Purbaya dan delegasi parlemen menekankan bahwa tata kelola keuangan negara di bawah pemerintahan saat ini sangat prudent dan stabil. Mereka berhasil meyakinkan S&P bahwa eksekutif dan legislatif di Indonesia bekerja sebagai satu kesatuan yang padu. Sinergi ini, menurut Purbaya, menjadi kunci dalam mendorong kesejahteraan masyarakat tanpa mengorbankan kepatuhan hukum dan prinsip tata pemerintahan yang baik.
S&P Global Ratings dilaporkan menangkap sinyal positif dari presentasi tersebut, mengakui soliditas tata kelola pemerintahan di Indonesia. Purbaya menegaskan bahwa kerja sama erat antara pemerintah dan DPR ini sukses membalikkan keraguan pasar internasional. Pengakuan terhadap arah kebijakan makroekonomi nasional yang tepat ini merupakan buah dari upaya kolektif yang ditunjukkan di AS, meyakinkan lembaga pemeringkat bahwa Indonesia bergerak ke jalur yang benar.










Tinggalkan komentar