55tv.co.id – Perum Bulog mencatat kinerja impresif dalam penyerapan hasil panen petani domestik. Hingga pertengahan Juli 2026 lembaga negara ini berhasil mengamankan 3,4 juta ton setara beras. Angka fantastis ini menandai tercapainya sekitar 85 persen dari target nasional yang dipatok 4 juta ton. Sebuah langkah strategis yang mengukuhkan posisi Indonesia dalam menjaga ketersediaan pangan.

Related Post
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa capaian ini bukan sekadar angka. Ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan jaminan pasar bagi para petani sekaligus memperkokoh cadangan pangan nasional. Lima wilayah kerja Bulog bahkan berhasil melampaui 100 persen dari target pengadaan mereka. Provinsi-provinsi tersebut meliputi Jawa Timur DI Yogyakarta Nusa Tenggara Timur Bengkulu dan Bali. Jawa Timur menjadi penyumbang utama dengan realisasi pengadaan mencapai sekitar 887 ribu ton setara beras.

Meski demikian Bulog menegaskan bahwa upaya penyerapan gabah dan beras dari petani akan terus digencarkan di berbagai sentra produksi. Rizal menekankan komitmen Bulog untuk terus memaksimalkan jaringan pengadaan meningkatkan kesiapan gudang fasilitas pengolahan serta memperkuat sinergi dengan para mitra strategis. Semua ini demi memastikan target nasional dapat tercapai sepenuhnya. Prestasi yang diraih saat ini bukanlah titik akhir. Seluruh jajaran Bulog akan terus bergerak aktif untuk menyerap setiap bulir hasil panen petani di seluruh pelosok Indonesia. Setiap ton beras yang berhasil diserap merupakan investasi krusial bagi stabilitas pangan nasional dan penopang kesejahteraan petani.








Tinggalkan komentar