55tv.co.id – Sebuah perbandingan mencengangkan muncul antara hadiah fantastis bagi juara Piala Dunia 2026 dengan alokasi dana untuk pengadaan kipas angin di sebuah koperasi desa. Tim Matador Spanyol sukses menggondol trofi Piala Dunia 2026, berhak atas hadiah utama senilai USD 50 juta, setara dengan sekitar Rp 913 miliar. Kemenangan tipis 1-0 atas rival abadi Argentina di partai puncak mengukuhkan posisi La Roja sebagai penguasa sepak bola dunia, sekaligus memastikan mereka menerima kucuran dana terbesar dari FIFA.

Related Post
Namun, angka tersebut mendadak terasa kecil saat disandingkan dengan polemik anggaran pengadaan kipas angin untuk Koperasi Desa (Kopdes), yang nilainya bahkan hampir dua kali lipat dari hadiah juara dunia. Kontroversi ini mencuat dalam rapat kerja Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang menghadirkan Menteri Koperasi, Ferry Juliantono.

Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam, secara tegas mempertanyakan informasi terkait proyek pengadaan kipas angin dalam skala masif yang ditujukan untuk Koperasi Desa Merah Putih. Angka fantastis senilai Rp 1,8 triliun yang dialokasikan untuk pengadaan ini sontak menjadi sorotan tajam. Publik dan wakil rakyat menuntut kejelasan mendalam mengenai dasar perhitungan serta mekanisme di balik alokasi dana sebesar itu.










Tinggalkan komentar