55tv.co.id – Isu pembubaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan akhirnya menemui titik terang. Rencana yang sempat mencuat untuk mengalihkan tugas vital Bea Cukai kepada lembaga survei asal Swiss, Société Générale de Surveillance SGS, kini dipastikan batal terlaksana.

Related Post
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Menurut Purbaya, Presiden Prabowo Subianto kini melihat adanya progres perbaikan kinerja yang sangat berarti di tubuh Bea Cukai. Ini menjadi faktor krusial yang mengubah pandangan sang pemimpin negara.

Dalam sebuah konferensi pers APBN KiTa, Purbaya mengungkapkan perubahan sikap Presiden. "Pak Prabowo sudah melihat ada perbaikan yang signifikan di Bea Cukai," ujar Purbaya. Ia menambahkan, "Kalau dulu beliau sempat mengutarakan niat untuk membubarkan, kini di salah satu rapat kabinet, Presiden menyatakan bahwa Bea Cukai bisa dan harus diperbaiki secara konsisten."
Pernyataan ini, menurut Purbaya, merupakan sinyal kuat adanya perkembangan positif yang diakui oleh pimpinan tertinggi negara. Dengan pengakuan atas kemajuan ini, kemungkinan besar Direktorat Jenderal Bea dan Cukai akan tetap eksis dan melanjutkan fungsinya. Namun, tuntutan untuk terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan tetap menjadi prioritas utama yang ditekankan oleh Presiden.








Tinggalkan komentar