55tv.co.id – Kabar kurang menyenangkan bagi para pengguna jalan bebas hambatan. Pemerintah melalui Badan Pengatur Jalan Tol BPJT Kementerian Pekerjaan Umum PU mengisyaratkan akan ada penyesuaian tarif di beberapa ruas tol yang kembali mengintai tahun ini. Sedikitnya 10 koridor tol masuk daftar antrean untuk mengalami kenaikan harga yang berpotensi mengejutkan.

Related Post
Dari sekian banyak ruas yang dijadwalkan tiga di antaranya dipastikan masuk tahap evaluasi paling awal untuk revisi tarif. Anggota BPJT dari unsur pemangku kepentingan Sony Sulaksono Wibowo menyebutkan Tol Semarang Batang Tol Akses Patimban dan Tol Cinere Jagorawi Cijago menjadi prioritas pembahasan.

Sony menjelaskan proses kenaikan tarif tidak serta merta disetujui begitu saja. Pengajuan dari Badan Usaha Jalan Tol BUJT harus melewati serangkaian analisis ketat dari Direktorat Jenderal Bina Marga. Fokus utama pemeriksaan adalah kepatuhan terhadap Standar Pelayanan Minimal SPM yang wajib dipenuhi oleh pengelola tol.
"Banyak BUJT yang mengajukan kenaikan hanya berpatokan pada jadwal rutin" ungkap Sony. "Namun saat SPM mereka diperiksa ternyata masih banyak aspek yang harus dibenahi. Kami tidak akan memproses kenaikan tarif sebelum SPM benar benar terpenuhi dan sesuai standar" tegasnya. Hal ini memastikan kualitas layanan tetap menjadi prioritas utama sebelum biaya perjalanan terkerek naik.










Tinggalkan komentar