55tv.co.id – Sebuah babak baru terukir di lantai bursa Indonesia. PT Bursa Efek Indonesia BEI baru saja mengukuhkan penunjukan seorang wajah baru dalam jajaran Dewan Komisarisnya. Alex Widi Kristiono resmi dipercaya menduduki posisi penting tersebut melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa RUPSLB tahun 2026 yang digelar secara hibrida pada Rabu 12 Agustus 2026. Keputusan ini menandai langkah strategis BEI dalam memperkuat struktur kepemimpinannya.

Related Post
Jeffrey Hendrik Direktur Utama BEI menjelaskan bahwa penunjukan Alex Widi Kristiono bertujuan mengisi kekosongan kursi komisaris. Kekosongan tersebut terjadi pasca pengunduran diri M Oki Ramadhana sebelumnya. "Anggota Dewan Komisaris yang baru saja kami angkat adalah Bapak Alex Widi Kristiono. Masa jabatannya akan melanjutkan sisa periode tugas komisaris sebelumnya yaitu untuk rentang waktu 2024 hingga 2028" ungkap Jeffrey. RUPSLB tersebut dihadiri oleh seluruh pemegang saham yang memiliki hak suara yaitu 90 entitas yang mewakili 100 persen kepemilikan.

Dengan penunjukan ini susunan Dewan Komisaris BEI kini semakin lengkap. Nurhaida tetap menjabat sebagai Komisaris Utama. Sementara itu Yozua Makes Karman Pamurahardjo Lany Djuwita dan Alex Widi Kristiono kini bersama-sama mengemban amanah sebagai Komisaris. Komposisi ini diharapkan mampu membawa inovasi dan pengawasan yang lebih optimal bagi pasar modal Tanah Air.
Selain agenda vital pengangkatan komisaris RUPSLB 2026 juga menyepakati beberapa poin penting lainnya. Salah satunya adalah penegasan terkait perubahan komposisi pemegang saham BEI. Perubahan ini merupakan konsekuensi dari program pembelian kembali saham atau buyback yang telah dilaksanakan oleh Bursa.
Tak hanya itu rapat luar biasa ini turut mendokumentasikan serangkaian pergantian nama pada beberapa entitas pemegang saham. PT Universal Broker Indonesia Sekuritas kini bertransformasi menjadi PT Laba Sekuritas Indonesia. PT UOB Kay Hian Sekuritas berganti nama menjadi PT Kay Hian Sekuritas. Lalu PT Oso Sekuritas Indonesia berubah menjadi PT Sukadana Prima Sekuritas. Serta PT Jasa Utama Capital kini dikenal sebagai PT Yakin Bertumbuh Sekuritas. Sebagai bagian dari aksi buyback tersebut BEI juga menerima pengalihan masing-masing satu lembar saham dari PT IMG Sekuritas dan PT HSBC Sekuritas Indonesia.










Tinggalkan komentar