55tv.co.id – Ancaman kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di sejumlah wilayah Jambi kembali melonjak seiring datangnya musim kemarau. Situasi ini memicu kesiapsiagaan berbagai pihak, termasuk operator blok migas vital di daerah tersebut. PetroChina International Jabung Ltd, selaku Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) yang mengelola Wilayah Kerja Jabung, menegaskan komitmennya dalam upaya penanganan karhutla, khususnya di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.

Related Post
Dalam dua bulan terakhir, perusahaan migas ini telah berpartisipasi aktif dalam setidaknya sepuluh insiden penanganan karhutla di beberapa desa yang tersebar di kedua kabupaten tersebut. Keterlibatan ini diwujudkan melalui mobilisasi personel dan peralatan khusus guna mendukung proses pemadaman api bersama pihak berwenang di lapangan. Salah satu aksi terbaru mereka berfokus pada area sekitar jalur pipa dan fasilitas NEB Station di Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Untuk menghadapi kobaran api, PetroChina mengerahkan berbagai armada canggih seperti truk pemadam kebakaran, vacuum truck, pompa air portabel, serta tim khusus penanganan karhutla. Tim ini merupakan gabungan dari karyawan berbagai departemen kunci, termasuk Health Safety and Environment (HSE), Keamanan, dan Konstruksi. Mobilisasi sumber daya ini merupakan bagian integral dari strategi PetroChina untuk menjamin setiap potensi kebakaran di sekitar area operasional dapat ditangani secara cepat dan tepat. Koordinasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan juga terus diintensifkan demi memperkuat respons terhadap karhutla di lapangan.










Tinggalkan komentar