55tv.co.id – Produk tabungan bersama Bank Pembangunan Daerah BPD se-Indonesia Simpeda kini menorehkan angka fantastis Dengan dana kelolaan mencapai sekitar Rp75 triliun Simpeda tak lagi sekadar tempat menyimpan uang Ia bersiap memasuki babak baru bertransformasi menjadi layanan finansial digital yang relevan dengan denyut kehidupan masyarakat modern

Related Post
Ketua Umum Asosiasi Bank Pembangunan Daerah Asbanda Agus H Widodo menegaskan besarnya angka tersebut bukan sekadar deretan digit di laporan keuangan Lebih dari itu ia adalah cerminan kepercayaan teguh masyarakat terhadap BPD di seluruh pelosok negeri Dana jumbo ini lanjut Agus dihimpun dari partisipasi publik kemudian dikelola secara bijaksana oleh BPD dan disalurkan kembali sebagai pembiayaan vital bagi masyarakat pelaku UMKM serta sektor usaha untuk menggerakkan roda ekonomi daerah

Namun perjalanan Simpeda tak berhenti pada pencapaian saldo Agus menyoroti tantangan krusial ke depan bagaimana membuat Simpeda tetap relevan di tengah pergeseran perilaku konsumen Kini nasabah mendambakan kemudahan kecepatan keamanan dan konektivitas dalam setiap transaksi perbankan mereka terintegrasi dengan berbagai kebutuhan harian
Oleh karena itu Asbanda gencar mendorong seluruh BPD untuk terus mengoptimalkan pengalaman digital Simpeda Pengembangan ini mencakup perluasan fitur untuk berbagai transaksi mulai dari pembayaran tagihan transfer dana belanja online hingga transaksi di berbagai merchant Simpeda harus berevolusi melampaui fungsi tabungan semata
"Kami ingin Simpeda menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian masyarakat" ungkap Agus Visi ini mengarah pada Simpeda yang lebih modern sepenuhnya digital dan sangat mudah diakses tanpa sedikit pun mengikis kekuatan utamanya kedekatan emosional dan geografis dengan masyarakat di daerah
Perubahan fundamental ini diharapkan mampu memperkokoh posisi Simpeda sebagai sumber pendanaan ritel yang sehat dan berkelanjutan bagi BPD Dengan demikian BPD dapat semakin optimal menjalankan fungsi intermediasinya menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi di wilayahnya masing-masing










Tinggalkan komentar