Indonesia Punya Harta Karun Karbon Jangan Kaget

Indonesia Punya Harta Karun Karbon Jangan Kaget

55tv.co.id – Indonesia bersiap mengukuhkan posisinya sebagai pemain kunci dalam perdagangan karbon global. Potensi besar yang dimiliki negeri ini kini semakin diperkuat melalui langkah strategis, membuka babak baru bagi ekonomi hijau. Sebuah kolaborasi penting baru-baru ini terjalin antara PT ESGIN Global Partners dan Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo), menandai komitmen serius untuk mengembangkan ekosistem perdagangan karbon yang tangguh dan berkelanjutan.

COLLABMEDIANET

Wakil Presiden Regional Head Indonesia ESGIN Global Partners, Yayang Ruzaldy, mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam membangun pasar karbon di Indonesia adalah menciptakan lebih banyak proyek berkualitas tinggi. Proyek-proyek ini harus memenuhi standar teknis, regulasi, pembiayaan, dan memiliki akses pasar yang jelas. "Indonesia menyimpan potensi proyek karbon yang sangat melimpah," ujarnya. "Kuncinya adalah bagaimana mengubah potensi tersebut menjadi proyek nyata dengan metodologi yang tepat, sistem MRV (Pengukuran, Pelaporan, Verifikasi) yang kuat, integritas tinggi, struktur pembiayaan yang transparan, serta jangkauan pasar yang luas."

Indonesia Punya Harta Karun Karbon Jangan Kaget
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Menurut Yayang, pasar karbon harus dipandang sebagai sebuah ekosistem yang saling terhubung. Ini melibatkan berbagai pihak mulai dari pemerintah, pemilik proyek, pemerintah daerah, pengembang proyek, penyedia teknologi, lembaga validasi dan verifikasi, investor, perbankan, hingga pembeli karbon. Di balik setiap unit karbon yang diperdagangkan, harus ada proyek dan aktivitas mitigasi emisi yang konkret, data yang dapat diverifikasi, serta dampak lingkungan yang dapat dipertanggungjawabkan. Lebih dari itu, proyek-proyek ini juga wajib menciptakan nilai ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh pemilik proyek, daerah, dan masyarakat luas.

Pendekatan holistik ini diharapkan mampu menghasilkan deretan proyek karbon yang layak dibiayai (bankable) dan menarik investasi (investable). Dengan demikian, modal segar dapat mengalir masuk untuk membiayai lebih banyak inisiatif mitigasi dan pengurangan emisi di seluruh penjuru Indonesia.

Kolaborasi dengan ESGIN juga memperluas jangkauan Aspebindo dalam membimbing para pelaku usaha. Aspebindo akan membantu anggotanya memahami dan menangkap peluang emas dari perkembangan Nilai Ekonomi Karbon dan perdagangan karbon di Tanah Air. Dengan jaringan yang mencakup lebih dari seratus perusahaan di sektor perdagangan, pertambangan batubara, minyak dan gas, serta energi terbarukan, Aspebindo memiliki basis industri yang sangat potensial.

Beragam peluang dekarbonisasi dapat diidentifikasi dan dikembangkan, termasuk efisiensi energi, pemanfaatan energi terbarukan, pengelolaan metana, bioenergi, biomassa, pengelolaan limbah, rehabilitasi lingkungan, serta berbagai kegiatan pengurangan emisi lainnya. Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua belah pihak menjadi tonggak penting. Diharapkan, kemitraan ini akan membantu mengidentifikasi aktivitas-aktivitas tersebut dan, jika memenuhi persyaratan metodologi serta regulasi, mengembangkannya menjadi proyek karbon bernilai ekonomi tinggi.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar