55tv.co.id – Parlemen Indonesia telah mengukuhkan Sarjito sebagai nahkoda baru di pucuk pimpinan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Otoritas Jasa Keuangan OJK
Penunjukan ini menandai era baru pengawasan sektor vital yang diharapkan mampu mengubah wajah pasar komoditas nasional

Related Post

Keputusan penting ini disahkan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada Kamis 27 Agustus 2026
Sebelumnya Komisi XI DPR RI melalui Wakil Ketua Dolfie Othniel Frederic Palit menyampaikan hasil uji kelayakan dan kepatutan yang telah dilakukan secara cermat
Sarjito yang merupakan calon tunggal usulan Presiden Prabowo Subianto berhasil melewati serangkaian penilaian ketat pada 24 Agustus 2026
Komisi XI secara mufakat menyetujui penunjukannya untuk masa jabatan 2026 hingga 2031
Dalam sesi penilaian tersebut Sarjito menyoroti sebuah paradoks besar yang selama ini membelenggu Indonesia
Meskipun kaya akan sumber daya mineral strategis seperti nikel dan timah negeri ini justru seringkali hanya menjadi penerima harga di pasar global
Pembentukan harga komoditas strategis nasional masih sangat bergantung pada bursa asing seperti London Metal Exchange LME atau Shanghai Futures Exchange
Ini menjadi tantangan utama bagi Sarjito untuk membawa Indonesia menjadi penentu harga bukan sekadar pengikut










Tinggalkan komentar