Kunci Sukses UMKM Akses Mudah Tanpa Batas

Kunci Sukses UMKM Akses Mudah Tanpa Batas

55tv.co.id – Pemerintah Indonesia kini semakin gencar mengoptimalkan aset serta ruang publik guna membuka pintu akses yang lebih luas bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan pemberdayaan ekonomi. Langkah strategis ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif di berbagai daerah.

COLLABMEDIANET

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, dalam pernyataannya pada Jumat 28 Agustus 2026, menyambut baik peluncuran inisiatif Perintis Berdaya Connect (PBC). Menurutnya, PBC bukan sekadar program, melainkan sebuah platform kolaborasi vital yang mempertemukan pelaku UMKM, industri kreatif, dan koperasi dengan beragam dukungan pemerintah, mitra bisnis, serta pihak pendukung lainnya. "Saya sangat berharap Perintis Berdaya Connect menjadi motor transformasi ekosistem usaha, penopang utama pertumbuhan ekonomi lokal. Kami yakin, ekosistem yang solid ini akan menjadikan Kota Batu unggul dibanding kota-kota lain di seluruh Indonesia," tegas Muhaimin.

Kunci Sukses UMKM Akses Mudah Tanpa Batas
Gambar Istimewa : img.okezone.com

PBC dirancang sebagai wadah sinergi yang melibatkan berbagai lembaga dan komunitas yang telah aktif memberikan layanan bagi para pebisnis. Di antaranya adalah Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT KUMKM) Batu, Batu Creative Hub, Komite Ekonomi Kreatif Batu, dan Rumah BUMN Malang. Kolaborasi ini juga terbuka lebar bagi entitas lain yang memiliki potensi dan relevansi dengan kebutuhan daerah.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Leontinus Alpha Edison menjelaskan bahwa PBC tidak dibangun dengan menciptakan fasilitas atau program baru yang membebani. Sebaliknya, konsep utamanya adalah menyatukan dan memaksimalkan layanan yang sudah ada agar lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas. "Filosofi inti Perintis Berdaya Connect bukan menambah kerumitan birokrasi dengan program-program anyar. Justru kami bertekad merapikan labirin administratif, menyederhanakan proses akses, dan mengintegrasikan seluruh layanan pengembangan usaha masyarakat," papar Leontinus.

Pendekatan inovatif ini diharapkan dapat memangkas jarak antara para pelaku usaha dengan berbagai bentuk dukungan yang mereka butuhkan, baik bagi mereka yang baru merintis bisnis maupun yang sedang dalam tahap pengembangan. Ini adalah upaya nyata pemerintah untuk menciptakan ekosistem bisnis yang lebih efisien dan inklusif.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar