55tv.co.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa membawa kabar optimis terkait prospek lapangan kerja di Indonesia. Ia memproyeksikan, jika pertumbuhan ekonomi nasional mampu menyentuh angka 6 persen pada tahun 2027, maka setidaknya 2,4 juta lapangan kerja baru siap menanti. Angka ini bukan sekadar perkiraan, melainkan hasil kalkulasi cermat berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan setiap kenaikan satu persen Produk Domestik Bruto (PDB) berpotensi menciptakan sekitar 400.000 pekerjaan. Dengan demikian, target 6 persen pertumbuhan ekonomi akan menghasilkan enam kali lipat dari angka tersebut.

Related Post
Meski demikian, Purbaya tidak menampik bahwa jumlah 2,4 juta pekerjaan baru tersebut belum sepenuhnya ideal untuk menyerap seluruh angkatan kerja produktif, apalagi menuntaskan masalah pengangguran yang masih mencapai 7,22 juta jiwa per Mei 2026. Pemerintah menyadari, untuk mencapai penyerapan tenaga kerja yang optimal dan menekan angka pengangguran secara signifikan, Indonesia memerlukan laju pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, yakni di kisaran 6,5 hingga 6,7 persen.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk terus memacu akselerasi ekonomi. "Kita sedang menuju 6 persen di paruh kedua tahun ini, tahun depan kita akan jaga di level yang sama, dan tahun berikutnya (2027) kita desain untuk melaju lebih kencang lagi," jelas Purbaya. Untuk menopang target ambisius ini, Kementerian Keuangan memastikan tidak akan ada kenaikan tarif pajak pada tahun depan. Strategi utama adalah memperkuat kepatuhan wajib pajak melalui ekstensifikasi serta meningkatkan efisiensi di sektor Bea Cukai guna menutup potensi kebocoran pendapatan negara.










Tinggalkan komentar