55tv.co.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait membuat langkah berani. Ia mendesak Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi agar segera menyetujui penambahan struktur kelembagaan di kementeriannya. Tujuannya satu: melipatgandakan kecepatan realisasi program pembangunan dan rehabilitasi hunian bagi seluruh rakyat Indonesia.

Related Post
Ekspansi formasi organisasi ini tentu akan berimbas pada lonjakan kebutuhan anggaran serta penambahan jumlah posisi kepegawaian. Target ambisius dalam pembangunan dan perbaikan rumah rakyat menuntut Kementerian PKP untuk sigap berbenah. Penataan ulang struktur dipandang krusial agar kinerja di lapangan lebih adaptif dan responsif. Maruarar menegaskan, penambahan unit kerja baru tak bisa ditawar lagi guna menghindari hambatan eksekusi program akibat keterbatasan sumber daya manusia maupun belitan administrasi keuangan.

"Tentu organisasinya ada syaratnya kalau mau dibentuk, mulai dari tahapannya, orangnya, sampai pembiayaannya. Kami menyusun organisasi secara efektif dan produktif untuk mengakomodir tugas yang makin berkembang," ujar Maruarar saat ditemui di kantor Kemenpan-RB Jakarta.
Dalam pertemuan antara Maruarar dan Menteri PANRB Rini Widyantini, perbincangan mengenai rencana restrukturisasi birokrasi di PKP berlangsung transparan. Kemenpan-RB memberikan panduan komprehensif terkait regulasi dan manajemen sumber daya manusia, termasuk kiat menjaga integritas dalam birokrasi. Sementara itu, pihak PKP memaparkan kondisi operasional birokrasi internal mereka saat ini.
Maruarar mencontohkan keberhasilan pembentukan posisi strategis seperti direktur strategi di level direktorat jenderal, yang terbukti melahirkan terobosan signifikan. Salah satunya adalah peluncuran program Kredit Usaha Rakyat (KUR) perumahan. Skema ini menawarkan subsidi bunga dengan plafon hingga Rp20 miliar bagi UMKM toko bangunan dan pengembang lokal, serta pinjaman tanpa jaminan di bawah Rp100 juta dengan suku bunga kompetitif. Inovasi semacam ini diharapkan terus lahir dengan dukungan struktur organisasi yang lebih kuat.










Tinggalkan komentar