55tv.co.id – Dunia birokrasi Indonesia berduka mendalam setelah tiga Aparatur Sipil Negara ASN di Jayawijaya Papua Pegunungan menjadi korban kekejaman kelompok bersenjata Menteri PANRB Rini Widyantini dengan tegas mengutuk insiden tragis ini sekaligus menjamin seluruh hak hak kepegawaian para pahlawan bangsa yang gugur akan segera diselesaikan tanpa penundaan

Related Post
Rini menegaskan keselamatan dan perlindungan bagi aparatur negara yang mengabdi di pelosok negeri adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar lagi Ia secara pribadi mengawal proses administrasi dan penyelesaian hak hak bagi para abdi negara yang tewas dalam insiden memilukan ini

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Rabu sore 9 September 2026 di Kampung Muliama Distrik Muliama Jayawijaya Rombongan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya yang baru saja meninjau program cetak sawah dan penyaluran bantuan diadang secara brutal oleh kelompok bersenjata saat dalam perjalanan pulang menuju Wamena
Tiga nyawa melayang akibat luka tembak dalam serangan keji tersebut Mereka adalah Wili Mbuik 26 tahun Aprida Rapi 49 tahun dan Alfonsius Albinus Meha 35 tahun Beberapa rekan mereka yang beruntung berhasil menyelamatkan diri dan mencari pertolongan medis di puskesmas terdekat
Aparat keamanan tidak tinggal diam Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama jajaran Polres Jayawijaya telah bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara TKP Mereka menemukan dan menyita tiga butir selongsong peluru dengan kaliber 556 milimeter dan 9 milimeter sebagai barang bukti penting untuk mengungkap dalang di balik aksi teror ini










Tinggalkan komentar