55tv.co.id – Lanskap ekonomi digital di Indonesia tengah mengalami transformasi besar yang akan mengubah cara pelaku usaha bertransaksi di kancah internasional. Melalui penguatan infrastruktur pembayaran lintas negara, Indonesia kini bersiap memperkokoh posisinya dalam ekosistem perdagangan digital global, khususnya di kawasan Asia Tenggara.

Related Post
Langkah strategis ini diambil untuk menjembatani kesenjangan antara metode pembayaran lokal dengan kebutuhan pasar mancanegara. Dengan adanya integrasi teknologi yang lebih canggih, pelaku bisnis dalam negeri kini memiliki peluang lebih besar untuk memperluas jangkauan pasar mereka tanpa terhambat oleh kendala teknis transaksi keuangan antarnegara.

CEO Doku sekaligus Head of Antom Indonesia, Himelda Renuat, mengungkapkan bahwa dinamika perdagangan digital saat ini menuntut adanya infrastruktur pembayaran yang sangat adaptif. Menurutnya, bisnis modern tidak lagi bisa hanya mengandalkan sistem domestik jika ingin bersaing di level dunia.
"Kami melihat adanya kebutuhan mendesak akan perluasan layanan keuangan. Ini mencakup pengembangan sistem multi-mata uang (multi-currency) serta kemampuan pemrosesan pembayaran lintas negara yang lebih efisien. Selain itu, kami juga menjajaki solusi pembiayaan (lending) dan pengelolaan treasury guna mendukung kebutuhan operasional para merchant," ujar Himelda dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Upaya penguatan ini dilakukan melalui investasi strategis yang melibatkan Antom. Langkah ini bertujuan untuk menyatukan metode pembayaran lokal dengan jaringan merchant global. Dengan memanfaatkan posisi regulasi DOKU yang kuat di Indonesia, kolaborasi ini akan dihubungkan dengan platform merchant acquiring global milik Antom serta ekosistem produk Ant International yang lebih luas. Salah satu fitur unggulannya adalah penggunaan Alipay+ sebagai unified wallet gateway yang memudahkan transaksi lintas batas.
Tak berhenti di situ, sinergi ini juga diperkuat melalui kolaborasi dengan 2C2P, anak perusahaan Antom yang bergerak di bidang layanan payment gateway regional. Kehadiran 2C2P diharapkan mampu memberikan solusi pembayaran yang lebih menyeluruh dan komprehensif. Hal ini menjadi angin segar, baik bagi pengusaha lokal yang ingin melakukan ekspansi ke Asia Tenggara, maupun bagi pelaku bisnis internasional yang ingin menembus pasar Indonesia yang sangat potensial.
Himelda menambahkan bahwa dukungan dari Antom dan 2C2P akan memberikan nilai tambah bagi para mitra bisnis yang selama ini telah mempercayai layanan mereka. Dengan infrastruktur yang lebih mumpuni, perusahaan dapat menjangkau berbagai sektor industri yang membutuhkan solusi keuangan digital secara cepat dan aman.
"Tujuan utama kami adalah membantu lebih banyak bisnis Indonesia untuk berani mengambil langkah pertama dalam melakukan ekspansi ke pasar internasional. Kami ingin memastikan bahwa hambatan pembayaran tidak lagi menjadi penghalang bagi pertumbuhan bisnis mereka," tutup Himelda.










Tinggalkan komentar