Rahasia Transformasi Besar PTPN III

Rahasia Transformasi Besar PTPN III

55tv.co.id – Holding Perkebunan Nusantara atau PTPN III (Persero) akhirnya membeberkan strategi besar di balik layar mengenai proses transformasi yang tengah mereka jalani. Langkah perubahan ini bukan sekadar pergantian manajemen, melainkan sebuah upaya menyeluruh untuk merombak struktur perusahaan demi menjaga eksistensi di tengah ketatnya persaingan industri perkebunan nasional.

COLLABMEDIANET

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Denaldy Mulino Mauna, mengungkapkan bahwa transformasi yang dilakukan tidak dilakukan secara instan, melainkan melalui tahapan-tahapan yang sangat terukur. Menurutnya, perusahaan harus melewati fase-fase krusial untuk memastikan bahwa perubahan yang dilakukan benar-benar menyentuh akar permasalahan.

Rahasia Transformasi Besar PTPN III
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Denaldy menjelaskan bahwa titik awal dari seluruh rangkaian perubahan ini adalah fase surviving atau bertahan hidup. Fase ini menjadi sangat krusial, terutama ketika perusahaan berada dalam tekanan kinerja yang berat dan menghadapi risiko kerugian finansial. Dalam kondisi sulit, fokus utama perusahaan adalah memastikan operasional tetap berjalan dan menjaga agar perusahaan tidak tumbang.

"Transformasi atau perubahan yang harus kita lakukan itu ada fase-fasenya. Fase yang pertama adalah surviving. Pada saat kita mengalami kerugian, kita harus berpikir apa yang harus kita lakukan dulu. Kita harus bertahan untuk hidup," ujar Denaldy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Setelah berhasil melewati masa kritis dan kondisi keuangan mulai menunjukkan stabilitas, PTPN III kemudian melangkah ke tahap berikutnya, yakni fix the fundamental. Pada tahap ini, perusahaan fokus melakukan pembenahan mendalam terhadap fondasi bisnis dan proses operasional. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem yang lebih efisien, transparan, dan kuat, sehingga menjadi landasan yang kokoh untuk membangun pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, Denaldy menekankan bahwa peran PTPN kini telah berkembang jauh melampaui sekadar pengelola komoditas perkebunan tradisional. Sebagai bagian dari mandat strategis negara, PTPN memegang tanggung jawab besar dalam menjaga ketahanan pangan dan energi nasional.

Selama ini, masyarakat mengenal PTPN sebagai pemain utama dalam komoditas kelapa sawit, karet, tebu, dan kopi. Namun, kini cakupan bisnis mereka semakin luas. PTPN juga mendapatkan penugasan khusus dari pemerintah untuk mengembangkan berbagai komoditas pangan strategis lainnya, seperti bawang putih, kedelai, hingga ubi kayu.

Langkah diversifikasi komoditas ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. PTPN kini aktif menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan dan perguruan tinggi, guna melakukan riset dan pengembangan teknologi pertanian yang lebih modern. Dengan sinergi ini, diharapkan PTPN mampu bertransformasi menjadi raksasa agribisnis yang tidak hanya tangguh secara finansial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kedaulatan pangan Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar