55tv.co.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi melakukan penyegaran besar-besaran di jajaran kepemimpinan eselon I. Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, secara resmi melantik Arsyadany Ghana Akmalaputri sebagai Direktur Jenderal Ketenagalistrikan yang baru. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat tata kelola sektor energi nasional di tengah tantangan transisi energi yang semakin kompleks.

Related Post
Arsyadany Ghana Akmalaputri, yang sebelumnya dikenal sebagai sosok berpengalaman di tubuh PT PLN (Persero), kini mengemban amanah besar tersebut. Ia resmi menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Tri Winarno, yang selama ini menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Dirjen Ketenagalistrikan. Penunjukan Arsyadany diharapkan mampu membawa angin segar dan profesionalisme tinggi dalam mengelola sektor ketenagalistrikan di Indonesia.

Prosesi pelantikan ini berlangsung di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, pada Senin (2/11/2026). Agenda tersebut tidak hanya fokus pada pengisian posisi Direktur Jenderal, tetapi juga mencakup pelantikan sejumlah pejabat eselon II di berbagai unit kerja strategis.
Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno, mengonfirmasi jalannya prosesi pelantikan tersebut. Menurutnya, selain pengangkatan Arsyadany sebagai Dirjen Ketenagalistrikan, terdapat juga pergeseran jabatan di beberapa unit penting lainnya.
"Pelantikan Dirjen Gatrik (Ketenagalistrikan, Ibu Arsyadany Ghana Akmalaputri. Selain itu ada beberapa eselon II di Gatrik, Migas, dan Inspektorat Jenderal," ungkap Tri Winarno saat memberikan keterangan di sela-sela acara.
Perubahan struktur organisasi ini ternyata tidak hanya menyentuh sektor ketenagalistrikan. Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) juga mengalami perombakan di beberapa posisi kunci. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa terdapat pergeseran jabatan di lingkungan Ditjen Migas, termasuk pada posisi Direktur Infrastruktur.
"Migas ada beberapa pergeseran, misalnya Direktur Infrastruktur, kemudian ada yang dari koordinator kita promosikan menjadi direktur," jelas Laode Sulaeman.
Langkah promosi dan mutasi ini menunjukkan upaya pemerintah dalam menempatkan talenta-talenta terbaik di posisi yang tepat (right man on the right place). Penunjukan Arsyadany sendiri bukan tanpa alasan. Rekam jejaknya sebagai profesional di sektor kelistrikan, khususnya saat menjabat sebagai Direktur Distribusi PLN, menjadi modal kuat bagi Kementerian ESDM untuk menghadapi dinamika kebutuhan energi nasional yang terus meningkat.
Dengan adanya kepemimpinan baru di Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, publik menantikan langkah-langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan listrik serta mempercepat pemerataan akses energi ke seluruh pelosok tanah air. Perombakan ini menjadi sinyal kuat bahwa Kementerian ESDM berkomitmen untuk terus melakukan transformasi birokrasi demi pelayanan publik yang lebih optimal.










Tinggalkan komentar