Modal Asing Serbu Indonesia Tembus Triliunan

Modal Asing Serbu Indonesia Tembus Triliunan

55tv.co.id – Kabar menggembirakan datang dari stabilitas pasar keuangan tanah air. Bank Indonesia (BI) melaporkan adanya lonjakan signifikan pada aliran modal asing yang masuk ke dalam negeri. Berdasarkan data terbaru, investasi portofolio asing mencatatkan arus masuk bersih (net inflow) yang sangat impresif, yakni mencapai angka USD13,23 miliar sepanjang periode Januari hingga 23 Oktober 2026.

COLLABMEDIANET

Fenomena ini menjadi sinyal positif bagi kepercayaan investor global terhadap ketahanan ekonomi Indonesia. Pencapaian ini menunjukkan bahwa pasar keuangan domestik kembali menjadi magnet bagi para pemodal internasional, setelah sebelumnya sempat menghadapi tantangan berupa tekanan arus modal keluar (net outflow) yang sempat menghantui stabilitas pasar.

Modal Asing Serbu Indonesia Tembus Triliunan
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti, mengungkapkan bahwa tren pemulihan ini merupakan bukti nyata dari penguatan fundamental ekonomi nasional. Dalam keterangannya pada konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang digelar di Jakarta, Selasa (3/11/2026), Destry menjelaskan bahwa dinamika pasar menunjukkan arah yang sangat menjanjikan.

"Melalui perkembangan yang terjadi, aliran investasi portofolio asing dari awal tahun hingga 23 Oktober 2026 telah tercatat mengalami arus masuk bersih sebesar USD13,23 miliar," ujar Destry di hadapan awak media.

Jika menilik lebih dalam pada pergerakan terkini, memasuki awal kuartal keempat tahun 2026, aliran modal asing tetap menunjukkan eksistensinya. Tercatat, dari awal kuartal IV hingga tanggal 23 Oktober 2026, Indonesia masih berhasil membukukan net inflow sebesar USD0,04 miliar. Meski angka pada kuartal keempat ini terlihat lebih kecil dibandingkan akumulasi tahunan, namun konsistensi arus masuk ini tetap menjadi indikator penting bagi stabilitas nilai tukar dan likuiditas pasar.

Destry memaparkan lebih lanjut mengenai instrumen apa saja yang menjadi primadona bagi para investor asing tersebut. Menurutnya, masuknya dana segar ke pasar keuangan Indonesia pada periode awal kuartal keempat ini didorong oleh tingginya minat investor pada instrumen pendapatan tetap.

Secara spesifik, penempatan investasi asing tersebut mayoritas terkonsentrasi pada Surat Berharga Negara (SBN) dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI). Kedua instrumen ini dinilai sangat menarik oleh para pemodal global karena menawarkan imbal hasil yang kompetitif serta tingkat keamanan yang terjaga di tengah dinamika ekonomi global yang masih fluktuatif.

Keberhasilan menarik modal asing dalam jumlah besar ini diharapkan dapat memperkuat cadangan devisa negara serta menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS. Dengan arus modal yang masuk secara berkelanjutan, pemerintah dan Bank Indonesia memiliki ruang gerak yang lebih luas dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di sisa tahun 2026 ini. Para analis pasar memprediksi, jika tren positif ini terus berlanjut, maka stabilitas sistem keuangan Indonesia akan semakin kokoh menghadapi ketidakpastian geopolitik dunia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Laporkan! Terima Kasih

Tags:

Ikutikami :

Tinggalkan komentar